Subakti, Alvito Akmal (2026) ANALISIS STRATEGI DIGITAL BRANDING DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS DAN REPUTASI MEREK PADA BRAND HAVANYAWEARS. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (131kB) | Preview |
|
|
Image
pengesahan .JPG Download (143kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (191kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (184kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (128kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (203kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (338kB) | Preview |
Abstract
Havanya Wears merupakan merek pakaian wanita lokal yang tumbuh dari basis pengikut media sosial pemiliknya, dengan jejak digital yang cukup luas di Instagram, TikTok, dan Shopee. Namun, besarnya jumlah pengikut dan interaksi tersebut belum tentu mencerminkan kesadaran merek maupun reputasi yang kuat di benak konsumen, mengingat penelitian terdahulu masih didominasi pendekatan kuantitatif dan belum banyak mengungkap proses serta makna di balik praktik digital branding pada merek fashion lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi akun digital resmi, wawancara mendalam dengan enam informan (pemilik, pengelola konten, tim pemasaran, konsumen lama, konsumen baru, dan influencer), serta dokumentasi digital, dan dianalisis menggunakan model interaktif reduksi, penyajian, serta penarikan simpulan dan verifikasi, dengan keabsahan data melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan strategi digital branding Havanya Wears dijalankan melalui content marketing yang intensif, diferensiasi peran platform (Instagram sebagai identitas visual, TikTok sebagai motor pertumbuhan organik, Shopee sebagai kanal konversi dan reputasi), strategi keterlibatan audiens yang responsif, serta kolaborasi influencer berskala kecil namun autentik. Keempat elemen tersebut berkontribusi terhadap penguatan brand recognition, meski posisi top of mind belum merata di seluruh segmen konsumen, serta terhadap tingginya kepercayaan dan persepsi kualitas konsumen. Faktor pendukung utama meliputi personal branding pemilik dan luasnya pasar fashion muslimah, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan sumber daya untuk kolaborasi berskala besar dan ketatnya persaingan antarmerek lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi digital branding yang konsisten dan terdiferensiasi antarplatform berperan penting dalam membangun kesadaran dan reputasi merek pada bisnis fashion lokal digital, serta merekomendasikan penguatan storytelling merek, protokol pengelolaan reputasi, dan pengembangan asosiasi merek untuk memperluas brand recall pada konsumen baru. Kata kunci: digital branding, brand awareness, reputasi merek, media sosial, studi kasus
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Bisnis 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 08:14 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 08:14 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84459 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
