Akin, Krisna Adiwidyadhana Yasa (2026) PERAN PENGASUHAN ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK DI SLB D YPAC BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
ABSTRACT B.INGGRIS.pdf Download (56kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (151kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (49kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.docx Download (18kB) |
||
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (170kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK B. INDONESIA.pdf Download (9kB) | Preview |
|
|
Text
COVER SKRIPSI KRISNA.pdf Download (20kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (265kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (114kB) | Preview |
Abstract
Kemampuan interaksi sosial merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak berkebutuhan khusus yang dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, terutama pengasuhan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pengasuhan orang tua dalam membentuk kemampuan interaksi sosial anak di SLB D YPAC Bandung, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi orang tua, serta mengkaji implikasi teoritis dan praktis dari pengasuhan terhadap perkembangan sosial anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan purposive sampling yang terdiri dari tiga orang tua murid dan tiga guru SLB D YPAC Bandung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui proses koding dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengasuhan orang tua memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan interaksi sosial anak melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari, latihan interaksi sosial, serta kerja sama dengan pihak sekolah. Pola pengasuhan yang dominan cenderung bersifat overprotective dan otoriter sehingga memengaruhi keberanian anak dalam berinteraksi. Faktor pendukung meliputi keterlibatan aktif orang tua, dukungan sekolah dan keluarga, serta penerimaan terhadap kondisi anak, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, kurangnya pengetahuan pengasuhan, sikap terlalu protektif, kondisi anak dan lingkungan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pengasuhan orang tua dan program sekolah menjadi faktor penting dalam memperkuat kemampuan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus. Kata Kunci: pengasuhan orang tua, interaksi sosial, anak berkebutuhan khusus, SLB D YPAC Bandung, Kesejahteraan sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 06:55 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 06:55 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84452 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
