Jinggandaru, Athina Bunga (2026) HUBUNGAN ANTARA POLA KOMUNIKASI ASERTIF DENGAN POLA ASUH OTORITER PADA ANAK DI KOMPLEK GRAHA ASRI KAB. BEKASI. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
daftar isi.pdf Download (112kB) | Preview |
|
|
Text
abstrak.pdf Download (169kB) | Preview |
|
|
Text
daftar pustaka.pdf Download (95kB) | Preview |
|
|
Text
lembar pengesahan (1).pdf Download (489kB) | Preview |
|
|
Text
kata pengantar.pdf Download (132kB) | Preview |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (199kB) | Preview |
|
|
Text
cover.pdf Download (67kB) | Preview |
|
|
Text
bab II.pdf Download (289kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola komunikasi asertif dengan pola asuh otoriter pada orang tua di Komplek Graha Asri Kabupaten Bekasi. Pola komunikasi asertif diukur melalui tiga dimensi, yaitu Self-Expression, Self and Other Respect, dan Initiative/Proactivity, sedangkan pola asuh otoriter diukur berdasarkan dimensi penerapan peraturan, pengakuan orang tua, kelancaran komunikasi, serta pemberian hadiah dan hukuman. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah orang tua yang berdomisili di Komplek Graha Asri Kabupaten Bekasi dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, dan uji korelasi Spearman Rank dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif, signifikan, dan kuat antara pola komunikasi asertif dengan pola asuh otoriter. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi Spearman's rho sebesar 0,734 dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Selain itu, dimensi Self- Expression memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,701, dimensi Self and Other Respect sebesar 0,697, dan dimensi Initiative/Proactivity sebesar 0,684, yang seluruhnya berada pada kategori hubungan kuat dan signifikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan orang tua dalam menyampaikan pendapat secara terbuka, menghargai pendapat anak, serta membangun komunikasi yang proaktif berkaitan erat dengan pola pengasuhan yang diterapkan dalam keluarga. Oleh karena itu, penerapan komunikasi asertif diharapkan dapat mendukung terciptanya hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak serta memperkuat kualitas interaksi dalam keluarga. Kata Kunci: Pola Komunikasi Asertif, Pola Asuh Otoriter, Orang Tua.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 03:58 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 03:58 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84441 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
