HARIA GARMANA, DEDEN (2026) BENCMARKING COMMUNITY BUILDING PROSES PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH (RPJM) BERBASIS SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS DESA STATUS MANDIRI DAN STATUS MAJU DI KABUPATEN CIAMIS. Disertasi(S3) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
DEDEN HARIA GARMANA-DIS UNPAS TH 2026 (PLUS ABSTRAK).pdf Download (291kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi community building dalam penyusunan RPJM Desa berbasis SDGs melalui pendekatan benchmarking antara Desa status mandiri dan Desa status maju. Analisis menggunakan empat dimensi strategis yang dikemukakan oleh Jim Ife dan Frank Tesoriero (2016), yaitu desentralisasi, akuntabilitas, pendidikan, dan kewajiban yang dipahami sebagai landasan pembentukan komunitas yang kuat, partisipatif dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode komparatif dengan pendekatan kualitatif menggunakan langkah-langkah benchmarking. Menurut Nazir (2005: 58) “Komparatif kualitatif adalah sejenis penelitian deskriptif yang ingin mencari jawaban secara mendasar tentang sebab-akibat, dengan menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya ataupun munculnya suatu fenomena tertentu”. Perbedaan mencolok antara kedua desa menunjukkan bahwa efektivitas desentralisasi sangat ditentukan oleh kapasitas kelembagaan dan kultur partisipatif. Desa Dewasari mampu menjadi model community driven development, sedangkan Desa Karyamulya membutuhkan penguatan dalam tata kelola partisipatif dan pemanfaatan data berbasis SDGs. Dimensi Desentralisasi merupakan dimensi fundamental dalam teori Ife & Tesoriero, yang menekankan distribusi kekuasaan ke tingkat lokal, penguatan pengambilan keputusan berbasis warga serta inklusivitas dalam perencanaan, penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua desa. Secara keseluruhan penelitian ini menyimpulkan bahwa Desa Mandiri memiliki strategi community building yang lebih kuat, terstruktur dan partisipatif dibandingkan Desa Maju. Benchmarking menunjukkan bahwa empat dimensi community building memberi dampak signifikan terhadap kualitas penyusunan RPJM Desa berbasis SDGs. Desa Maju dapat mempelajari praktik terbaik dari Desa Mandiri untuk memperkuat tata kelola partisipatif, akuntabilitas publik dan literasi masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Disertasi(S3)) |
|---|---|
| Divisions: | Pascasarjana > S3-Ilmu Sosial 2026 |
| Depositing User: | Mr soeryana soeryana |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 02:21 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 02:21 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84428 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
