Maulida, Nafa Widiani (2026) MAKNA 5 LOVE LANGUAGE DALAM HUBUNGAN GENERASI Z DI KOTA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
lembar pengesahan.pdf Download (245kB) | Preview |
|
|
Text
daftar isi.pdf Download (279kB) | Preview |
|
|
Text
abstra.pdf Download (225kB) | Preview |
|
|
Text
dakpus.pdf Download (245kB) | Preview |
|
|
Text
kata pengantar.pdf Download (135kB) | Preview |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (235kB) | Preview |
|
|
Text
bab 2.pdf Download (533kB) | Preview |
|
|
Text
cover.pdf Download (251kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif, tindakan, dan makna lima love language dalam hubungan romantis mahasiswa Generasi Z di Kota Bandung. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah tingginya popularitas konsep love language di media sosial yang belum diikuti dengan pemahaman yang mendalam, sehingga masih sering terjadi kesalahpahaman dalam komunikasi emosional yang memicu konflik, ghosting, maupun toxic relationship. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tradisi fenomenologi sosial Alfred Schutz. Informan penelitian terdiri atas tujuh mahasiswa Generasi Z di Kota Bandung yang dipilih secara purposive, didukung oleh informan pendukung dan seorang psikolog klinis sebagai informan ahli. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif penerapan love language terbagi menjadi dua, yaitu because motive yang dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu, pola asuh keluarga, lingkungan sosial, dan pengalaman hubungan sebelumnya, serta in-order-to motive yang berorientasi pada terciptanya kenyamanan emosional, rasa aman, keintiman, dan hubungan yang harmonis. Implementasi love language diwujudkan melalui komunikasi interpersonal yang terbuka, perhatian yang konsisten, kehadiran secara langsung maupun virtual, pemberian hadiah yang bermakna, tindakan pelayanan, dan sentuhan fisik sesuai kebutuhan pasangan. Penelitian ini memaknai love language bukan sekadar tren populer, tetapi sebagai bentuk komunikasi interpersonal yang adaptif, simbol perhatian, pemenuhan kebutuhan emosional, serta wujud komitmen dalam membangun hubungan romantis yang sehat dan berkelanjutan bagi Generasi Z di Kota Bandung. Kata Kunci: Love Language, Generasi Z, Hubungan Romantis, Komunikasi Interpersonal,F enomenologi Sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 06:15 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 06:15 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84403 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
