ZAHRA MAY NAILA, 225040021 (2026) ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA AIR, SEDIMEN DAN IKAN DI PERAIRAN WADUK JATIGEDE. Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.
|
Text
COVER.pdf Download (112kB) | Preview |
|
|
Text
PENGESAHAN DAN PENGUJI.pdf Download (15MB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (275kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (548kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (431kB) |
||
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (645kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (221kB) |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (244kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi mengenai konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada air, sedimen dan ikan di perairan Waduk Jatigede. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif, yakni membandingkan hasil penelitian dengan baku mutu atau ambang batas konsentrasi logam berat timbal (Pb) yang berlaku. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah air, sedimen dan ikan yang diambil secara purposive sampling pada tiga stasiun pencuplikan. Hasil Penelitian mengenai konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada air, di perairan Waduk Jatigede menunjukkan bahwa hanya terdeteksi pada stasiun I 0,0072 mg/L, pada sedimen terdeteksi di stasiun I 0,0670 mg/kg: stasiun II 0,0296 mg/kg: stasiun III 0,0670 mg/kg dan pada ikan hanya terdeteksi pada stasiun III 0,8913 mg/kg. Konsentrasi Pb tertinggi terdapat pada ikan dan konsentrasi terendah terdapat pada air. Keadaan lingkungan atau kondisi fisika dan kimia air pada saat dilakukan penelitian dengan parameter yang diukur yakni suhu air berada pada kisaran 30 -32°C, pH air 6-7, kecerahan air berada pada 62,3-75,6 dengan rata-rata 68,3 cm, sedangkan oksigen terlarut berada pada kisaran 6 – 7,2 mg/L. Data konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada air berdasarkan hasil uji laboratoriun dibandingkan dengan baku mutu pada air dan sedimen di ketiga stasiun menunjukkan di bawah baku mutu, sedangkan konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada ikan di stasiun III menunjukkan konsentrasinya melebih baku mutu maksimum SNI 7837:2009 sebesar 0,3 mg/kg, mengindikasikan terjadinya proses bioakumulasi logam berat pada biota perairan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Waduk Jatigede berada pada kondisi tercemar logam berat timbal (Pb). Sedangkan kondisi air merujuk pada PP No. 22 Tahun 2021 ditinjau dari konsentrasi logam berat timbal (Pb) air Waduk Jatigede berada pada kategori Kelas II. Kata Kunci : Logam berat, Timbal (Pb), Air, Sedimen, Ikan, Waduk Jatigede
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Biologi 2026 |
| Depositing User: | E. Nurhayati Djaroni |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 04:13 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 04:13 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84396 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
