Audrey Shafira Firdaus , 220010004, Firdaus, Audrey Shafira 220010004 (2026) HUBUNGAN FREKUENSI DAN DURASI RENANG TERHADAP KEJADIAN OTITIS EKSTERNA PADA ATLET POLO AIR DI KLUB PRIANGAN WATER POLO BANDUNG 2025. Skripsi(S1) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
cover.pdf Download (275kB) | Preview |
|
|
Text
abstrak.pdf Download (136kB) | Preview |
|
|
Text
bab1.pdf Download (155kB) | Preview |
|
|
Text
bab2.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
bab3.pdf Restricted to Repository staff only Download (281kB) |
||
|
Text
bab4.pdf Restricted to Repository staff only Download (169kB) |
||
|
Text
bab5.pdf Restricted to Repository staff only Download (84kB) |
||
|
Text
dafpus.pdf Restricted to Repository staff only Download (87kB) |
||
|
Text
lembar pengesahan.pdf Restricted to Repository staff only Download (223kB) |
||
|
Text
Turnitin Audrey Shafira Firdaus.pdf Download (295kB) | Preview |
Abstract
kesehatan umum pada atlet akuatik. Atlet polo air memiliki risiko yang lebih tinggi karena paparan air yang intensif dan kontak fisik di air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara frekuensi dan durasi latihan renang dengan kejadian otitis eksterna pada atlet polo air di Klub Priangan Water Polo Bandung. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional yang dilakukan pada 33 atlet polo air di Klub Priangan Water Polo Bandung. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data primer mengenai frekuensi dan durasi latihan, serta kejadian otitis eksterna dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan fisik. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05.Hasil: Dari 33 atlet, ditemukan prevalensi otitis eksterna sebesar 63,64%. Sebanyak 81,8% atlet berlatih dengan frekuensi sering (4-6 kali/minggu) dan 57,6% berlatih dengan durasi lama (>2 jam/sesi). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara frekuensi renang dengan kejadian otitis eksterna (p=0,029). Sementara itu, tidak terdapat hubungan signifikan antara durasi renang dengan kejadian otitis eksterna (p=0,375). Kesimpulan: Frekuensi latihan renang merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap kejadian otitis eksterna pada atlet polo air. Semakin sering seorang atlet berlatih, semakin tinggi risikonya untuk menderita otitis eksterna. Sebaliknya, durasi latihan tidak terbukti memiliki hubungan signifikan dengan kejadian otitis eksterna. Penelitian ini menyarankan perlunya fokus pada upaya pencegahan yang terkait dengan intensitas frekuensi latihan untuk menjaga kesehatan telinga atlet. Kata Kunci: Otitis Eksterna, Frekuensi Renang, Durasi Renang, Atlet Polo Air, Faktor Risiko.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Otitis Externa, Swimming Frequency, Swimming Duration, Water Polo Athletes, Risk Factors. |
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Sarjana Kedokteran 2026 |
| Depositing User: | Mr Perpustakaan FK |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 02:22 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 02:22 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84226 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
