Makna ‘Life After Breakup’ Pasca Menjalin Hubungan Heteroseksual (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Pasangan Gen-Z di Kota Bandung) The Meaning of 'Life After Breakup' After a Heterosexual Relationship (A Qualitative Descriptive Study of Gen-Z Couples in Bandung)

SALSABILA, NAZWA AULIA (2026) Makna ‘Life After Breakup’ Pasca Menjalin Hubungan Heteroseksual (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Pasangan Gen-Z di Kota Bandung) The Meaning of 'Life After Breakup' After a Heterosexual Relationship (A Qualitative Descriptive Study of Gen-Z Couples in Bandung). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (34kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (71kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (225kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna life after breakup pasca menjalin hubungan pada pasangan heteroseksual. Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif kualitatif dengan paradigma interpretatif yang berfokus pada pemaknaan individu terhadap pengalaman perpisahan melalui teori Five Stages of Grief dan konsep komunikasi intrapersonal. Subjek penelitian terdiri dari enam informan yang pernah mengalami perpisahan dalam hubungan heteroseksual serta satu informan ahli yaitu psikolog. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna life after breakup terbentuk melalui lima tahapan berduka yaitu denial, anger , bargaining, depression, dan acceptance. Pada fase denial, perpisahan dimaknai sebagai kenyataan yang sulit diterima. Pada fase anger , perpisahan dimaknai sebagai bentuk kekecewaan dan kemarahan. Pada fase bargaining, individu menunjukkan harapan dan penyesalan terhadap hubungan yang berakhir. Pada fase depression, perpisahan dimaknai sebagai kehilangan yang menimbulkan kesedihan mendalam. Sementara pada fase acceptance, perpisahan dimaknai sebagai proses pembelajaran, pendewasaan diri, dan penerimaan terhadap kehilangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi intrapersonal memiliki peran penting dalam membantu individu memaknai pengalaman perpisahan hingga mencapai penerimaan. Kata Kunci: Life After Breakup, Komunikasi Intrapersonal, Five Stages of Grief, Perpisahan.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 15 Jul 2026 02:28
Last Modified: 15 Jul 2026 02:28
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84119

Actions (login required)

View Item View Item