Nugraha, Sabrina Kamiliya (2026) FENOMENA PENGGUNAAN FITUR REPOST (POSTING ULANG) DI PLATFORM TIKTOK SEBAGAI BENTUK REFLEKSI PERASAAN. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (208kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (224kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (272kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (254kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (240kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf Download (298kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (633kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (508kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Fenomena Penggunaan Fitur Repost (Posting Ulang) di Platform TikTok sebagai Bentuk Refleksi Perasaan (Studi Fenomenologi pada Generasi Z di Kota Bandung). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang semakin umum dijumpai di kalangan Generasi Z, di mana fitur Repost TikTok tidak lagi sekadar digunakan untuk berbagi konten, melainkan telah berkembang menjadi medium untuk mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan secara verbal dan langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis motif, tindakan, dan makna penggunaan fitur Repost TikTok sebagai bentuk refleksi perasaan pada Generasi Z di Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz, melalui wawancara mendalam kepada enam informan inti Generasi Z berusia 21-25 tahun di Kota Bandung, satu informan ahli psikolog, dan satu informan akademisi dosen ilmu komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa because motive yang dominan adalah hambatan verbal, pengalaman tidak divalidasi dalam komunikasi langsung, dan resonansi emosional dengan konten algoritmik. In-order-to motive yang ditemukan mencakup dua orientasi yang fluktuatif yaitu melegakan perasaan diri sendiri dan berharap orang tertentu memahami kondisinya tanpa konfrontasi langsung. Tindakan repost berlangsung melalui seleksi konten yang intuitif namun selektif, dengan mempertimbangkan audiens secara situasional, dan memilih fitur repost atas dasar jarak emosional yang aman. Adapun tab repost dimaknai melalui beragam metafora, dintaranya jurnal, diari, dinding, dan topeng yang bermuara pada tiga makna utama, arsip emosional pribadi, ruang ekspresi yang aman dari penghakiman, dan sumber validasi kolektif. Secara keseluruhan, fitur Repost TikTok telah bertransformasi menjadi medium ekspresi emosional yang khas bagi Generasi Z yaitu sebuah cara untuk didengar tanpa harus bersuara. Kata Kunci: Fenomenologi, Fitur Repost, Generasi Z, Refleksi Perasaan, TikTok
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 06:11 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 06:11 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83617 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
