FITRIANI, DEVI (2026) Mathematical Representation and Learning Resilience through Metacognitive Questions Learning in Terms of Students' Curiosity. Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
DEVI FITRIANI PJME.pdf Download (271kB) | Preview |
Abstract
Kemampuan representasi matematis dan ketangguhan belajar merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika, namun keduanya masih menunjukkan capaian yang belum optimal pada siswa. Selain itu, penelitian mengenai metacognitive questions lebih banyak berfokus pada aspek kognitif dan belum banyak mengkaji representasi matematis, ketangguhan belajar, dan curiosity secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi matematis dan ketangguhan belajar siswa yang belajar dengan model metacognitive questions dan metode konvensional ditinjau dari curiosity, mendeskripsikan penerapan metacognitive questions, serta menganalisis korelasi antara kemampuan representasi matematis dan ketangguhan belajar. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan desain embedded. Metode kuantitatif berupa kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group, sedangkan metode kualitatif digunakan untuk memperdalam temuan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri atas 42 siswa kelas VII di salah satu MTs di Kabupaten Sumedang yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes representasi matematis, angket ketangguhan belajar, angket curiosity, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Analisis data kuantitatif menggunakan uji Scheirer-Ray-Hare, uji lanjut Dunn-Bonferroni, dan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan representasi matematis siswa yang belajar dengan metacognitive questions tidak lebih baik secara signifikan dibandingkan metode konvensional ditinjau dari curiosity, tetapi curiosity berpengaruh signifikan terhadap kemampuan representasi matematis; (2) ketangguhan belajar siswa yang belajar dengan metacognitive questions tidak lebih baik secara signifikan dibandingkan metode konvensional ditinjau dari curiosity, tetapi curiosity berpengaruh signifikan terhadap ketangguhan belajar; (3) penerapan metacognitive questions terlaksana melalui tahapan comprehension questions, connection questions, strategy questions, dan reflection questions; serta (4) tidak terdapat korelasi yang signifikan antara kemampuan representasi matematis dan ketangguhan belajar siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa curiosity memiliki kontribusi yang lebih kuat dibandingkan model pembelajaran dalam menjelaskan variasi kemampuan representasi matematis dan ketangguhan belajar siswa.
| Item Type: | Thesis (Thesis(S2)) |
|---|---|
| Divisions: | Pascasarjana > S2-Pendidikan Matematika 2026 |
| Depositing User: | Mr soeryana soeryana |
| Date Deposited: | 16 Jun 2026 04:52 |
| Last Modified: | 16 Jun 2026 04:52 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83556 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
