Sodikin, Vina Aulia Zakiah (2026) DIPLOMASI PUBLIK KOREA SELATAN DI INDONESIA: RELASI ANTAR AKTOR DALAM PROGRAM HOUSE OF INDONESIANA (HOI). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
COVER.pdf Download (160kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (109kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (55kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (88kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (408kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (242kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (108kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (181kB) | Preview |
Abstract
Perkembangan diplomasi publik kontemporer menunjukan pergeseran dari model komunikasi negara yang bersifat satu arah menuju keterlibatan berbagai aktor negara dan non negara dalam jaringan kerja sama yang kompleks. Namun keterlibatan multi- aktor tersebut tidak selalu menunjukkan posisi, pola relasi, dan distribusi kontrol yang setara antar aktor. Penelitian ini menganalisis program House of Indonesiana (HOI) sebagai praktik diplomasi publik Korea Selatan di Indonesia melalui perspektif relational, networked, and collaborative public diplomacy. Penelitian bertujuan menganalisis posisi dan keterhubungan antar aktor, pola relasi dan interaksi, serta pembagian peran dan distribusi kontrol dalam program HOI. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan KOCCA Indonesia, HOI (ICONIX), Dipadira Studio, dan peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diplomasi publik Korea Selatan dalam HOI dijalankan melalui jaringan multi- aktor yang melibatkan institusi negara, lembaga pelaksana, pemerintah daerah, aktor industri kreatif, mentor, dan peserta program. Pada dimensi networked, implementasi HOI menunjukkan adanya perbedaan posisi dan tingkat keterhubungan antar aktor, di mana aktor negara tetap menempati posisi sentral sementara aktor non negara berperan memperluas implementasi program melalui jaringan yang terhubung secara berkelanjutan. Pada dimensi relational, hubungan antar aktor dibangun melalui komunikasi dua arah, koordinasi berkelanjutan, dan keterlibatan aktif peserta. Sementara itu, pada dimensi collaborative, pola kolaborasi menunjukkan karakter active contractor, yaitu ketika negara tetap mempertahankan kontrol strategis meskipun implementasi program melibatkan berbagai aktor non negara. Temuan ini menunjukkan bahwa diplomasi publik Korea Selatan dijalankan melalui jaringan, relasi, dan kolaborasi multi-aktor tanpa menghilangkan posisi sentral negara dalam implementasi program. Kata Kunci: Diplomasi Publik Korea Selatan, House of Indonesiana, Networked Public Diplomacy, Relational Public Diplomacy, Collaborative Public Diplomacy
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 06:56 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 06:56 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83495 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
