PENYELESAIAN HUTANG PEWARIS OLEH AHLI WARIS YANG TIDAK MEMILIKI KEMAMPUAN EKONOMI MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM

Hana Anjani, Hana Anjani (2025) PENYELESAIAN HUTANG PEWARIS OLEH AHLI WARIS YANG TIDAK MEMILIKI KEMAMPUAN EKONOMI MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (61kB) | Preview
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (97kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (127kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (91kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (131kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena sosial di masyarakat, di mana ahli waris sering merasa berkewajiban untuk melunasi hutang pewaris meskipun mereka tidak memiliki kemampuan ekonomi yang memadai. Kondisi ini terjadi karena masyarakat belum memahami batas tanggung jawab hukum ahli waris sebagaimana diatur dalam hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana ketentuan hukum mengenai hutang pewaris dan tanggung jawab ahli waris; (2) bagaimana penerapan ketentuan tersebut di lapangan; dan (3) bagaimana solusi hukum yang dapat diberikan ketika ahli waris tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk melunasi hutang pewaris. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji ketentuan hukum Islam dan KHI, menganalisis praktik pelunasan hutang pewaris dalam realitas sosial, serta merumuskan alternatif solusi hukum yang sesuai dengan prinsip kemaslahatan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan temuan lapangan berupa hasil wawancara tidak langsung dengan masyarakat yang mengetahui kasus utang pewaris. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengaitkan ketentuan normatif dan realita sosial menggunakan kerangka teori maqashid syariah dan maslahah mursalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan KHI menempatkan pelunasan hutang pewaris sebagai prioritas utama sebelum warisan dibagikan, dan tanggung jawab ahli waris dibatasi hanya pada harta peninggalan pewaris. Namun, praktik di masyarakat menunjukkan kesenjangan antara das sollen dan das sein, di mana pelunasan hutang sering dilakukan secara sukarela oleh ahli waris. Penelitian ini menyimpulkan bahwa solusi hukum dapat ditempuh melalui edukasi hukum kepada masyarakat, mediasi berbasis hukum Islam, serta pemanfaatan dana zakat dari BAZNAS untuk kategori gharimin sebagai bentuk perlindungan hukum yang sah dan sejalan dengan prinsip kemaslahatan. Kata Kunci: Hutang Pewaris, Ahli Waris, Kompilasi Hukum Islam, Maqashid Syariah, Gharimin.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2025
Depositing User: Nandang Haeruman
Date Deposited: 06 May 2026 04:53
Last Modified: 06 May 2026 04:53
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83029

Actions (login required)

View Item View Item