Rika Nurfadilah, Rika Nurfadilah (2025) UPAYA HUKUM YANG DILAKUKAN OLEH R SEBAGAI AHLI WARIS YANG HAK WARISNYA DILANGGAR DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDATA. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
A. COVER.pdf Download (87kB) | Preview |
|
|
Text
G. BAB 1.pdf Download (131kB) | Preview |
|
|
Text
H. BAB 2.pdf Download (112kB) | Preview |
|
|
Text
I. BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (156kB) |
||
|
Text
J. BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (224kB) |
||
|
Text
K. BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (86kB) |
||
|
Text
L. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (182kB) | Preview |
Abstract
Sengketa dalam pembahasan ini dimulai dari adanya penguasaan sepihak terhadap harta warisan pewaris yang dilakukan oleh I dan S, serta melakukan pembebanan hak tanggungan terhadap harta warisan terserbut terhadap sertifikat pewaris tanpa persetujuan ahli waris lainnya yaitu R. Fokus utama penelitian dalam ini adalah konsekuensi hukum dari penguasaan sepihak atas harta warisan, apakah tindakan tersebut dianggap melanggar hukum, dan jenis perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada ahli waris yang dirugikan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu interpretasi hukum yaitu pemberian makna dengan masih tetap berpegang pada teks undang-undang dengan menggunakan interpretasi gramatikal dan interpretasi sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa I dan S melakukan penguasaan sepihak dan pembebanan hak tanggungan terhadap harta warisan tanpa persetujuan R. Tindakan ini dapat dianggap sebagai perbuatan melawan hukum berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata, Pasal 1366 KUHPerdata dan Pasal 1367 KUHPerdata, karena melanggar hak subjektif ahli waris lainnya yaitu R yang menyebabkan kerugian. Dengan demikian R sebagai salah satu ahli waris mendapat perlindungan hukum melalui musyawarah menurut hukum adat atau mediasi menurut Perma Nomor 1 Tahun 2016 tentang prosedur mediasi di pengadilan, jika tidak mencapai kesepakatan bersama maka R dapat mengajukan sengketa waris ke Pengadilan Agama berdasarkan Kompilasi Hukum Islam. Kemudian apabila tidak beragama muslim mengajukan gugatan hak waris menurut Pasal 834 KUHPerdata dan R dapat mengajukan gugatan pembatalan terhadap pembebanan Hak Tanggungan. Kata Kunci : Hak waris, Perbuatan Melawan Hukum, Perlindungan Hukum
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2005 |
| Depositing User: | Nandang Haeruman |
| Date Deposited: | 06 May 2026 01:54 |
| Last Modified: | 06 May 2026 01:54 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83009 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
