Elsa Rosalia, Elsa Rosalia (2026) TINDAKAN HUKUM YANG DILAKUKAN OLEH DK SEBAGAI KORBAN TERHADAP TINDAK PIDANA PENGGELAPAN UANG USAHA PAKAIAN YANG DILAKUKAN OLEH RZ. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
A. COVER.pdf Download (163kB) | Preview |
|
|
Text
G. BAB 1.pdf Download (108kB) | Preview |
|
|
Text
H. BAB 2.pdf Download (118kB) | Preview |
|
|
Text
I. BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (152kB) |
||
|
Text
J. BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (192kB) |
||
|
Text
K. BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (127kB) |
||
|
Text
L. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (164kB) | Preview |
Abstract
Dalam penelitian ini dilatarbelakangi kasus penggelapan uang usaha pakaian yang dialami oleh Dk sebagai korban penggelapan uang usaha. Penggelapan terjadi ketika RZ memegang uang usaha secara sah tetapi menyalahgunakannya untuk kepentingan pribadi, menyebabkan kerugian materil bagi Dk. RZ yang menyalahgunakan jabatan nya yang seharusnya menyetorkan uang hasil penjualan sepenuhnya kepada DK, tetapi RZ mengambil sebagian uang hasil penjualan untuk kepentingan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindakan hukum yang dapat ditempuh oleh DK sebagai korban penggelapan uang usaha pakaian. Untuk menganalis kasus penggelapan ini, peneliti menggunakan alat analisis interpretasi hukum, yaitu pendekatan interpretasi subsumtif, gramatikal dan interpretasi sistematis pada Pasal 486 KUHP tentang penggelapan umum atau Pasal 488 KUHP jika dilakukan dalam jabatan, dengan ancaman pidana penjara hingga 5 (lima) tahun. Dalam penelitian ini menggunakan teori kesalahan menurut Hans Kelsen berkaitan dengan konsep tanggung jawab hukum, khususnya yang didasarkan unsur kesalahan. Kelsen berpendapat, tanggung jawab hukum ada berdasarkan prinsip bahwa seseorang harus bertanggung jawab apabila terbukti adanya unsur kesalahan dan merugikan dalam perbuatannya. Hasil penelitian menyatakan bahwa seluruh unsur delik baik dalam pasal 486 KUHP maupun pasal 488 KUHP telah terpenuhi. Unsur Subjektif mencangkup “ dengan sengaja” dan “ melawan hukum”. RZ yang dengan sengaja terlihat dari tindakan sadar menyisihkan dan mengambil sebagian uang hasil penjualan. Unsur Objektif Barang ada dalam kekuasaanya bukan karena kejahatan, artinya RZ menguasai uang secara sah awalnya sebagai bagian uang usaha milik DK. Unsur objektif pasal 486 KUHP pada kasus RZ terpenuhi sepenuhnya memalui barang milik DK, penguasaan awal dan tindakan penguasaan melawan hukum. Oleh karena itu DK memiliki dasar hukum yang kuat untuk menempuh tindakan hukum pidana dengan melakukan pelaporan ke SPKT polsek atau polres di wilayah tempat terjadi nya perkara tersebut. Kata Kunci : Karyawan, penggelapan, uang usaha
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2006 |
| Depositing User: | Nandang Haeruman |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 06:41 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 06:41 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82844 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
