TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT ATAS KETERLAMBATAN PENANGANAN MEDIS DALAM PELAYANAN KESEHATAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN

Hegi Amarsyah Hafiz, Hegi Amarsyah Hafiz (2024) TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT ATAS KETERLAMBATAN PENANGANAN MEDIS DALAM PELAYANAN KESEHATAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
A. COVER.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
F. BAB 1.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. BAB 2.pdf

Download (188kB) | Preview
[img] Text
H. BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (207kB)
[img] Text
I. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (179kB)
[img] Text
J. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (116kB)
[img]
Preview
Text
K. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (111kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting rumah sakit dalam sistem pelayanan kesehatan, termasuk tanggung jawab moral dan hukum Rumah Sakit terhadap pasien. Penelitian ini juga menggambarkan insiden konkret di mana sebuah rumah sakit di Jawa Barat dituduh terlambat dalam menangani seorang pasien, yang menyebabkan kematiannya. Melalui mengaitkan kasus tersebut dengan berbagai undang-undang yang berlaku serta doktrin vicarious liability, menunjukkan bahwa terdapat tanggung jawab hukum rumah sakit atas keterlambatan penanganan medis. Penelitian ini menunjukkan bahwa Setiap fasilitas pelayanan kesehatan memiliki tanggung jawab untuk menyediakan perawatan medis yang tepat waktu dan berkualitas kepada setiap pasien, tanpa penundaan yang dapat mengancam nyawa. Implikasi hukum dari kasus semacam ini menggarisbawahi bahwa kesalahan atau kelambatan dalam penanganan medis dapat memunculkan konsekuensi hukum yang serius bagi institusi kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang responsif dan kesiapan personel medis yang memadai dalam menghadapi situasi darurat, meliputi pelatihan rutin, perencanaan keadaan darurat yang matang, dan evaluasi terus menerus terhadap proses pelayanan untuk memastikan standar yang tinggi dan peningkatan berkelanjutan dalam kualitas layanan kesehatan. Metode penelitian hukum yang akan digunakan dalam tulisan ini adalah metode yuridis normatif yang berfokus pada kajian terhadap bahan pustaka dan data sekunder. Bentuk penelitian ini dipilih dengan tujuan untuk memudahkan analisis peneliti terhadap penyelesaian atas keterlambatan penangan medis.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, rumah sakit memiliki tanggung jawab hukum terhadap pasien yang mengalami keterlambatan penanganan medis. Berdasarkan doktrin vicarious liability, rumah sakit bertanggung jawab atas semua kejadian yang terjadi di fasilitasnya, termasuk keterlambatan pelayanan medis yang berakibat fatal bagi pasien. Kata kunci: rumah sakit, kelalaian, keterlambatan, penanganan medis

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2024
Depositing User: Nandang Haeruman
Date Deposited: 24 Apr 2026 03:31
Last Modified: 24 Apr 2026 03:31
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82794

Actions (login required)

View Item View Item