PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK MASYARAKAT YANG TERDAMPAK OLEH PROSES PRODUKSI DAN PELEDAKAN BATU KAPUR DI DESA GUNUNGMASIGIT KECAMATAN CIPATAT

Zanzibar Nurnajmuddin Syabani, Zanzibar Nurnajmuddin Syabani (2025) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK MASYARAKAT YANG TERDAMPAK OLEH PROSES PRODUKSI DAN PELEDAKAN BATU KAPUR DI DESA GUNUNGMASIGIT KECAMATAN CIPATAT. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
A. COVER.pdf

Download (35kB) | Preview
[img]
Preview
Text
I. BAB I.pdf

Download (464kB) | Preview
[img]
Preview
Text
J. BAB II.pdf

Download (383kB) | Preview
[img] Text
K. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)
[img] Text
L. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (332kB)
[img] Text
M. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (171kB)
[img]
Preview
Text
N. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (512kB) | Preview

Abstract

Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar tahun 1945. Pengelolaanya diatur melalui berbagai peraturan, termasuk Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2009 yang menekankan prinsip pemanfaatan keberlanjutan dan pelestarian lingkungan. Pengelolaan lingkungan meliputi perencanaan, pengendalian, pemantauan, penegakan hukum, serta partisipasi masyarakat. Kegiatan pertambangan, khususnya di kawasan karst seperti di Kecamatan Cipatat, meskipun bernilai ekonomi, berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang berdampak pada kualitas lingkungan dan hak masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan dan penegakan hukum yang ketat guna menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Spesifikasi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk menganalisis permasalahan yang ada melalui data yang telah dikumpulkan kemudian diolah serta disusun berdasarkan landasan teori-teori dan konsep yang digunakan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pendekatan yuridis normatif, yaitu penelitian yang difokuskan untuk mengkaji penerapan kaidah atau norma dalam hukum positif. Tahap penelitian ini yaitu meliputi penelitian kepustakaan terhadap data sekunder yang dilakukan dengan cara menginventarisasi data berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertambangan di Indonesia terdiri dari sumber materil dan formal, yang berperan dalam pembentukan peraturan hukum. Sumber hukum yang mendasari kegiatan pertambangan adalah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Kegiatan pertambangan di Desa Gunungmasigit Kecamatan Cipatat harus menjaga keseimbangan antara ekonomi dan lingkungan, dengan dukungan perizinan lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat atau bahkan Dinas Lingkungan Hidup Tingkat Provinsi Jawa Barat. Perlindungan hukum dilaksanakan melalui pencegahan, pengawasan dan sanksi. Penyelesaiannya ditempuh melalui penyelesaian sanksi adminitratif dan penyelesaian melalui jalur litigasi, untuk menjamin hak masyarakat atas lingkungan hidup yang sehat. Kata Kunci :Pencemaran Lingkungan, Hukum Lingkungan, Hak Masyarakat

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2025
Depositing User: Nandang Haeruman
Date Deposited: 23 Apr 2026 02:23
Last Modified: 23 Apr 2026 02:23
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82760

Actions (login required)

View Item View Item