Manurung, Norika (2026) Kedudukan Hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Yang Dijadikan Objek Jaminan Pembayaran Utang. Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
NORIKA MANURUNG_238100003.pdf Download (505kB) | Preview |
Abstract
Pelaksanaan perjanjian utang piutang dengan menjaminkan tanahnya melalui Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang sebelumnya telah terjadi. Pembuatan akta tersebut pun dilaksanakan di hadapan notaris. Perjanjian tersebut merupakan perjanjian yang dibuat seolah-olah sebagai PPJB, namun hakikatnya merupakan perjanjian utang piutang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis yang menggambarkan pelaksanaan objek penelitian. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, yang mencakup teori hukum, asas hukum, dan norma hukum. Data yang diperoleh dari sumber sekunder dan primer dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan hukum PPJB yang dijadikan objek jaminan pembayaran utang adalah tidak sah dan batal demi hukum karena bertentangan dengan Pasal 10 ayat (1) Undang- Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah dan Benda-Benda yang Berkaitan dengan Tanah yang mewajibkan pembebanan jaminan tanah dilakukan melalui Hak Tanggungan, bukan melalui PPJB. Akibat hukum PPJB terhadap dalam perjanjian utang piutang adalah batal demi hukum beserta seluruh akta turunannya karena bertentangan dengan Pasal 10 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah dan Benda-Benda yang Berkaitan dengan Tanah, Pasal 26 ayat (1) UUPA, tidak memenuhi syarat causa yang hala
| Item Type: | Thesis (Thesis(S2)) |
|---|---|
| Divisions: | Pascasarjana > S2-Magister Kenotariatan 2026 |
| Depositing User: | Mr soeryana soeryana |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 06:31 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 06:31 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82743 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
