K O N T R I B U S I A R C T I C C O U N C I L M E L A L U I ARCTIC MONITORING AND ASSESSMENT PROGRAMME (AMAP) DALAM MENANGANI KERUSAKAN LINGKUNGAN DI ARKTIK

Badriyah, Salma (2026) K O N T R I B U S I A R C T I C C O U N C I L M E L A L U I ARCTIC MONITORING AND ASSESSMENT PROGRAMME (AMAP) DALAM MENANGANI KERUSAKAN LINGKUNGAN DI ARKTIK. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (331kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (444kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (360kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (40kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (284kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (345kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGUJIAN.pdf

Download (25kB) | Preview

Abstract

Permasalahan lingkungan di kawasan Arktik menjadi isu internasional yang semakin mendesak seiring percepatan pemanasan global dan meningkatnya tekanan ekologis. Pemanasan yang berlangsung lebih cepat dibandingkan wilayah lain, penyusutan es laut, serta meningkatnya polusi lintas batas menunjukkan tingginya kerentanan kawasan Arktik. Kondisi tersebut menuntut adanya tata kelola lingkungan yang efektif dan berbasis data ilmiah. Arctic Council berperan sebagai forum kerja sama regional dalam merespons tantangan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Arctic Monitoring and Assessment Programme (AMAP) dalam memantau dan menilai kondisi lingkungan Arktik di tengah dinamika geopolitik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap laporan resmi Arctic Council dan AMAP, serta publikasi maupun karya ilmiah terkait perubahan iklim dan polusi lingkungan Arktik. Literatur akademik mengenai tata kelola lingkungan internasional juga digunakan sebagai sumber pendukung. Data dianalisis menggunakan model Crewell serta Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Metode ini memungkinkan analisis yang sistematis terhadap peran dan kinerja AMAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemantauan lingkungan di Arktik menghadapi hambatan signifikan akibat ketegangan geopolitik sejak tahun 2022. Terhambatnya pertukaran data, khususnya dari wilayah Arktik Rusia, menimbulkan kesenjangan informasi pada sejumlah indikator lingkungan. Meskipun demikian, AMAP tetap memberikan kontribusi terbatas melalui penyediaan penilaian ilmiah dan sintesis data yang tersedia. AMAP juga memanfaatkan data satelit, pemodelan ilmiah, serta kerja sama alternatif. Hal ini menunjukkan kemampuan adaptif AMAP dalam mempertahankan proses monitoring lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa AMAP belum memberikan kontribusi dalam menjamin efektivitas pemantauan lingkungan Arktik secara menyeluruh. Keterbatasan akses data dan hambatan geopolitik menjadi faktor utama yang memengaruhi kinerja tersebut. Namun demikian, AMAP tetap memberikan kontribusi terbatas melalui fungsi assessment dan penyediaan dasar ilmiah bagi pengambilan kebijakan. Kontribusi AMAP lebih tepat dipahami sebagai pendukung dalam tata kelola lingkungan Arktik. Dengan demikian, keberlanjutan pemantauan lingkungan Arktik masih sangat bergantung pada penguatan kerja sama internasional. Kata Kunci: Arktik, AMAP, Arctic Council, Kerusakan lingkungan, Tata Kelola.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026
Depositing User: Mr Iwan Ridwan Iwan
Date Deposited: 09 Mar 2026 06:18
Last Modified: 09 Mar 2026 06:18
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82546

Actions (login required)

View Item View Item