STRATEGI OPTIMALISASI PENERAPAN TATA KELOLA BARANG MILIK DAERAH UNTUK MENINGKATKAN AKUNTABILITAS LAPORAN KEUANGAN PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG BARAT BERDASARKAN PERMENDAGRI NO. 47 TAHUN 2021

Nashirotunnisa, Ismah (2026) STRATEGI OPTIMALISASI PENERAPAN TATA KELOLA BARANG MILIK DAERAH UNTUK MENINGKATKAN AKUNTABILITAS LAPORAN KEUANGAN PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG BARAT BERDASARKAN PERMENDAGRI NO. 47 TAHUN 2021. Disertasi(S3) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
Artikel an Ismah Nashirotunnisa.pdf

Download (700kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi penerapan tata kelola Barang Milik Daerah (BMD) dalam rangka meningkatkan akuntabilitas laporan keuangan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat dengan berlandaskan pada ketentuan Permendagri Nomor 47 Tahun 2021. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena belum optimalnya tata kelola aset daerah yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal, sehingga berdampak pada kualitas laporan keuangan pemerintah daerah yang masih menghadapi sejumlah catatan perbaikan dari auditor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Responden penelitian meliputi pejabat pengelola BMD, aparatur Dinas Kesehatan, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta pihak auditor eksternal yang memiliki keterkaitan langsung dengan tata kelola aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi tata kelola BMD di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, belum optimalnya pemanfaatan aplikasi e-BMD, serta lemahnya koordinasi antar unit kerja. Namun demikian, terdapat strategi optimalisasi yang dapat ditempuh, seperti penguatan kapasitas aparatur melalui pelatihan dan bimbingan teknis, pemanfaatan sistem informasi aset berbasis digital, serta peningkatan mekanisme pengawasan dan evaluasi. Implementasi Permendagri Nomor 47 Tahun 2021 terbukti menjadi instrumen regulatif yang penting, karena menyediakan pedoman teknis dan landasan hukum yang jelas dalam mewujudkan tata kelola aset yang transparan, tertib, dan akuntabel. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa tata kelola BMD di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat dapat dioptimalkan melalui strategi implementasi yang berbasis pada regulasi, penguatan sumber daya manusia, digitalisasi sistem pengelolaan aset, serta pengawasan yang berkesinambungan. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan akuntabilitas laporan keuangan daerah tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga oleh konsistensi penerapan strategi tata kelola aset yang berorientasi pada prinsip good governance

Item Type: Thesis (Disertasi(S3))
Divisions: Pascasarjana > S3-Ilmu Manajemen 2026
Depositing User: Mr soeryana soeryana
Date Deposited: 28 Feb 2026 01:27
Last Modified: 28 Feb 2026 01:27
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82490

Actions (login required)

View Item View Item