DWI ATMOKO, JOKO (2026) KEDUDUKAN HUKUM DEBITUR DALAM EKSEKUSI JAMINAN FIDUSIA TANPA IZIN KURATOR OLEH BANK DALAM MASA STAY MENURUT HUKUM POSITIF. Disertasi(S3) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
Joko Dwi Atmoko_JURNAL.pdf Download (229kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum debitur dalam eksekusi jaminan fidusia yang dilakukan tanpa izin kurator pada masa stay berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), serta akibat hukumnya menurut hukum positif Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam masa stay sebagaimana diatur dalam Pasal 56 UU Kepailitan dan PKPU, kreditur separatis termasuk penerima fidusia tidak dapat secara bebas melaksanakan eksekusi tanpa izin kurator. Eksekusi yang dilakukan tanpa izin kurator bertentangan dengan hukum dan berakibat batal demi hukum serta objek jaminan wajib dikembalikan ke boedel pailit. Reformulasi sinkronisasi antara UU Jaminan Fidusia dan UU Kepailitan menjadi urgensi guna menghindari konflik norma dan menjamin perlindungan hukum yang seimbang antara debitur dan kreditur.
| Item Type: | Thesis (Disertasi(S3)) |
|---|---|
| Divisions: | Pascasarjana > S3-Ilmu Hukum 2026 |
| Depositing User: | Mr soeryana soeryana |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 06:33 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 06:33 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82481 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
