DAMPAK PERDAGANGAN BATUBARA INDONESIA KE JEPANG PASCA KEBIJAKAN DMO (DOMESTIC MARKET OBLIGATION) DAN HILIRISASI

Agustin, Adinda Tri (2026) DAMPAK PERDAGANGAN BATUBARA INDONESIA KE JEPANG PASCA KEBIJAKAN DMO (DOMESTIC MARKET OBLIGATION) DAN HILIRISASI. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (31kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGUJIAN.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text
REFERENSI.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (20kB) | Preview

Abstract

Perdagangan batu bara Indonesia ke Jepang merupakan hubungan ekonomi bilateral yang strategis dalam lingkup ketergantungan energi Jepang dan posisi Indonesia sebagai salah satu eksportir utama batu bara dunia. Namun, hubungan tersebut mengalami dinamika signifikan seiring dengan penerapan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan hilirisasi batu bara oleh pemerintah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perdagangan batu bara Indonesia ke Jepang terhadap kebijakan DMO dan hilirisasi dengan menempatkan negara sebagai aktor sentral dalam pengelolaan sumber daya energi strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis serta dianalisis melalui perspektif ekonomi politik internasional dengan pendekatan neo-merkantilisme dan ekspor-impor batu bara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan DMO berfungsi sebagai sarana negara untuk memprioritaskan kepentingan energi domestik, yang secara langsung membatasi fleksibilitas ekspor batu bara ke Jepang dan mempengaruhi persepsi stabilitas pasokan. Di sisi lain, kebijakan hilirisasi mencerminkan upaya restrukturisasi perdagangan batu bara dari orientasi ekspor bahan mentah menuju peningkatan nilai tambah domestik, meskipun implementasinya masih menghadapi hambatan struktural berupa keterbatasan teknologi, investasi, dan ketidakpastian transisi energi global. Penelitian ini menemukan bahwa kebijakan DMO dan hilirisasi tidak memutus hubungan perdagangan batu bara Indonesia ke Jepang, melainkan mentransformasikannya menjadi relasi yang lebih politis dan strategis. Dengan demikian, perdagangan batu bara Indonesia ke Jepang merefleksikan praktik kontemporer, di mana perdagangan internasional menjadi sarana negara untuk menegosiasikan kepentingan nasional dan memperkuat kedaulatan energi. Kata Kunci: Perdagangan batu bara Indonesia ke Jepang, Kebijakan DMO, Kebijakan Hilirisasi

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026
Depositing User: Mr Iwan Ridwan Iwan
Date Deposited: 24 Feb 2026 06:34
Last Modified: 24 Feb 2026 06:34
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82412

Actions (login required)

View Item View Item