Siti Aisyah, Aisyah Siti (2026) Perbandingan Efektivitas Pengobatan Konvensional dengan Pengobatan Herbal Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Holistik Purwakarta Tahun 2023-2024. Skripsi(S1) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
Siti Aisyah_220010019_Seminar Hasil_Cover.pdf Download (118kB) | Preview |
|
|
Text
Siti Aisyah_220010019_Seminar Hasil_Abstrak.pdf Download (113kB) | Preview |
|
|
Text
Siti Aisyah_220010019_Seminar Hasil_BAB 1.pdf Download (217kB) | Preview |
|
|
Text
Siti Aisyah_220010019_Seminar Hasil_BAB 2.pdf Download (747kB) | Preview |
|
|
Text
Siti Aisyah_220010019_Seminar Hasil_BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (309kB) |
||
|
Text
Siti Aisyah_220010019_Seminar Hasil_BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (336kB) |
||
|
Text
Siti Aisyah_220010019_Seminar Hasil_BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (147kB) |
||
|
Text
Siti Aisyah_220010019_Seminar Hasil_Daftar Pustaka.pdf Download (128kB) | Preview |
|
|
Text
hasil-plagiarisme-Siti Aisyah_220010019_Seminar Hasil.pdf Download (8MB) | Preview |
|
|
Text
Siti Aisyah_220010019_Seminar Hasil_Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Repository staff only Download (98kB) |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) adalah penyakit metabolik kronis dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Pengelolaannya melibatkan terapi konvensional menggunakan obat antidiabetes oral atau insulin, namun penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan efek samping dan ketidakpatuhan pasien. Hal ini telah meningkatkan minat terhadap terapi herbal sebagai alternatif atau pengobatan pelengkap. Studi ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas terapi konvensional dengan terapi herbal pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2. Metode: Studi ini merupakan studi analitis komparatif-kuantitatif dengan desain kohort retrospektif. Data sekunder diperoleh dari catatan medis pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Holistik Purwakarta dari Desember 2023 hingga Desember 2024. Sampel terdiri dari 70 pasien, terdiri dari 35 pasien dalam kelompok konvensional dan 35 pasien dalam kelompok herbal. Variabel utama meliputi kadar HbA1c, glukosa darah puasa (FBG), dan glukosa darah acak (RBG) sebelum dan setelah terapi. Analisis dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney dan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi p<0.05. Hasil: Kedua kelompok menunjukkan penurunan kadar HbA1c, GDP, dan GDS setelah terapi. Namun, perbaikan yang lebih signifikan ditemukan pada kelompok konvensional dibandingkan dengan kelompok herbal (p<0,05 untuk semua parameter). Meskipun demikian, kelompok herbal tetap menunjukkan penurunan yang signifikan, terutama pada GDP dan GDS, meskipun tidak sebesar pada kelompok konvensional. Kesimpulan: Terapi konvensional telah terbukti lebih efektif dalam menurunkan kadar HbA1c, GDP, dan GDS pada pasien diabetes tipe 2 dibandingkan dengan terapi herbal. Namun, terapi herbal tetap memberikan perbaikan yang berarti dan berpotensi menjadi pendekatan komplementer, terutama pada pasien yang lebih memilih pendekatan alami atau integratif. Kata Kunci: Diabetes melitus tipe 2, kontrol glikemik, pengobatan konvensional, pengobatan herbal
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Type 2 Diabetes Melitus, Glycemic Control, Conventional Therapy, Herbal Theray |
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Sarjana Kedokteran 2026 |
| Depositing User: | Mr Perpustakaan FK |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 01:09 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 01:09 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82390 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
