KONSEP KRIMINALISASI TERHADAP KELALAIAN HAKIM: SISTEM MERIT DAN EVALUASI PUTUSAN SEBAGAI REFORMASI PERADILAN

Robert Febriyanto Turnip, Robert Febriyanto Turnip (2025) KONSEP KRIMINALISASI TERHADAP KELALAIAN HAKIM: SISTEM MERIT DAN EVALUASI PUTUSAN SEBAGAI REFORMASI PERADILAN. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
A. COVER.pdf

Download (102kB) | Preview
[img]
Preview
Text
G. BAB 1.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text
H. BAB 2.pdf

Download (64kB) | Preview
[img] Text
I. BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (125kB)
[img] Text
J. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (170kB)
[img] Text
K. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (104kB)
[img]
Preview
Text
L. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (128kB) | Preview

Abstract

Kegagalan sistem pengawasan dan mekanisme sanksi untuk mengatasi kelalaian hakim telah menciptakan kebutuhan mendesak untuk mereformasi sistem peradilan. Disparitas dalam independensi dan akuntabilitas hakim menciptakan celah akuntabilitas dalam sistem peradilan. Studi ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif, untuk menganalisis norma hukum positif, asas-asas hukum, dan sistematika peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pertanggungjawaban hakim atas kelalaian dalam memutus perkara pidana. Studi ini mengonseptualisasikan kembali culpa lata menjadi dua kategori: kelalaian berujung KKN, menggunakan Teori Pilihan Rasional, Teori Kesempatan, dan Teori Kejahatan Kerah Putih berdasarkan motif dan upaya manipulasi. Kelalaian Non-KKN, pada fase pertama mengkaji tingkat individu berdasarkan Teori Kontrol Sosial. Fase kedua menganalisis kegagalan sistem pengawasan untuk berfungsi di tingkat kelembagaan menggunakan Teori Institusionalisme Sosiologis dan Teori Institusionalisme Pilihan Rasional. Temuan menunjukkan bahwa kriminalisasi culpa lata adalah pilihan terakhir. Oleh karena itu, penulis mengusulkan sebuah konsep terpadu yang terdiri dari tiga komponen: evaluasi putusan berbasis AI yang disinergikan dengan sistem merit sebagai alat pendeteksi kelalaian, pengadilan khusus sebagai forum peradilan terakhir, dan kriminalisasi culpa lata sebagai mekanisme sanksi. Konsep ini bertujuan untuk menyeimbangkan independensi peradilan dengan akuntabilitas melalui mekanisme yang efektif dan terorganisir agar dapat memulihkan kepercayaan publik dan mewujudkan peradilan agung di Indonesia. Kata Kunci: Akuntabilitas dan Independensi Peradilan, Culpa Lata, Kriminalisasi Hakim, Reformasi Peradilan, Sistem Merit Berbasis AI.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2025
Depositing User: Nandang Haeruman
Date Deposited: 10 Feb 2026 07:44
Last Modified: 10 Feb 2026 07:44
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82237

Actions (login required)

View Item View Item