Damar Bayu Febriansyah, Damar Bayu Febriansyah (2025) HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN KETERATURAN MINUM OBAT PADA PASIEN TB DEWASA TANPA PENGAWAS MINUM OBAT DI RSUD DR. SOESELO KABUPATEN TEGAL TAHUN 2025. Skripsi(S1) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
Cover.pdf Download (170kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (147kB) | Preview |
|
|
Text
Bab II.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (367kB) |
||
|
Text
Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (213kB) |
||
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (132kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (132kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Repository staff only Download (152kB) |
||
|
Text
Bab V.pdf Restricted to Repository staff only Download (104kB) |
Abstract
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global, dengan Indonesia menempati peringkat kedua kasus tertinggi di dunia. Kepatuhan minum obat merupakan faktor penting dalam keberhasilan terapi TB, namun sering menjadi kendala, terutama pada pasien tanpa pengawas minum obat (PMO). Pengetahuan dan tingkat pendidikan diduga berpengaruh terhadap keteraturan minum obat. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan tingkat pendidikan dengan keteraturan minum obat pada pasien TB dewasa tanpa PMO di RSUD Dr. Soeselo Kabupaten Tegal tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri atas 100 pasien TB dewasa tanpa PMO yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (97%) dan memenuhi wajib belajar 12 tahun (70%). Tingkat kepatuhan minum obat tinggi ditemukan pada 87% responden. Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan (p>0,05) maupun antara tingkat pendidikan dengan kepatuhan (p>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dan tingkat pendidikan dengan keteraturan minum obat pada pasien TB dewasa tanpa PMO. Faktor lain seperti motivasi pribadi, dukungan keluarga, dan kondisi sosial ekonomi diduga turut memengaruhi kepatuhan pengobatan. Kata kunci: tuberkulosis, pengetahuan, pendidikan, kepatuhan minum obat, PMO
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | tuberculosis, knowledge, education, medication adherence, DOT |
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Sarjana Kedokteran 2025 |
| Depositing User: | Mr Perpustakaan FK |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 01:40 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 01:40 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82162 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
