PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PENGAMBILALIHAN HAK ATAS TANAH OLEH PT X DI BIDANG PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP MASYARAKAT DI DESA MEMBALONG KABUPATEN BELITUNG

Bella Dwi Safitri, Bella Dwi Safitri (2026) PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PENGAMBILALIHAN HAK ATAS TANAH OLEH PT X DI BIDANG PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP MASYARAKAT DI DESA MEMBALONG KABUPATEN BELITUNG. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
A. COVER.pdf

Download (20kB) | Preview
[img]
Preview
Text
I. BAB I.pdf

Download (283kB) | Preview
[img] Text
J. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (159kB)
[img] Text
K. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB)
[img] Text
L. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (172kB)
[img] Text
M. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12kB)
[img]
Preview
Text
N. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (145kB) | Preview

Abstract

Pengambilalihan hak atas tanah oleh PT X dibidang perkebunan kelapa sawit terhadap masyarakat di Desa Membalong, Kabupaten Belitung yang mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat di Desa Membalong yang mengakibatkan terjadinya kesenjangan antara aturan terkait perizinan pemakaian tanah tanpa izin. Maka peneliti mengkaji peraturan hukum terkait Perbuatan Melawan Hukum pengambilalihan hak atas tanah oleh PT X di bidang perkebunan kelapa sawit, akibat hukum yang di timbulkan terhadap pengambilalihan hak atas tanah oleh PT X di bidang perkebunan kelapa sawit, serta upaya penyelesaian terhadap pengambilalihan hak atas tanah oleh PT X di bidang perkebunan kelapa sawit terhadap masyarakat di desa membalong. Penelitian ini menerapkan metode analisis deskriptif dengan pendekatan yuridis normatif yang mengkaji teori, konsep, asas, peraturan perundang-undangan melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dari sumber primer, sekunder, dan tersier seperti undang-undang, buku, jurnal, serta wawancara dengan narasumber. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk menganalisis masalah hukum secara menyeluruh berdasarkan norma hukum yang ada. Hasil Penelitian menemukan adanya pengaturan perbuatan melawan hukum. Akibat hukum terhadap pengambilalihan hak atas tanah mengenai ganti rugi dengan menerapkan Pasal 1365 KUH Perdata dan Pasal 1366 KUH Perdata. Upaya penyelesaian dalam pengambilalihan hak atas tanah masyarakat di Desa Membalong dilakukan melalui mekanisme negosiasi, mediasi, dan pemberian kompensasi dengan proses jual beli tanah terhadap tanah masyarakat yang terkena dampak serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Kata Kunci: Perbuatan Melawan Hukum, Pengambilalihan, Hak Atas Tanah,

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2025
Depositing User: Nandang Haeruman
Date Deposited: 20 Jan 2026 02:42
Last Modified: 20 Jan 2026 02:42
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82088

Actions (login required)

View Item View Item