Inzaghi, Muhammad Rizky Nugraha, 215010017 (2026) PERAN PENDIDIKAN PANCASILA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZA DI KALANGAN PESERTA DIDIK DI ERA DIGITAL (Studi Kasus di SMK PGRI Subang). Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.
|
Text
1. COVER DEPAN.pdf Download (29kB) | Preview |
|
|
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (118kB) | Preview |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (26kB) | Preview |
|
|
Text
8. BAB I.pdf Download (119kB) | Preview |
|
|
Text
9. BAB II.pdf Download (258kB) | Preview |
|
|
Text
10. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (275kB) |
||
|
Text
11. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (890kB) |
||
|
Text
12. BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (76kB) |
||
|
Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (166kB) | Preview |
Abstract
Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) di kalangan remaja merupakan isu sosial mendesak yang kian kompleks di era digital. Mudahnya akses informasi dan interaksi di ruang siber berpotensi memperluas peredaran NAPZA serta memicu perilaku menyimpang pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) peran sekolah dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA di kalangan peserta didik di SMK PGRI Subang; (2) efektivitas Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan kesadaran peserta didik mengenai bahaya NAPZA; dan (3) upaya sekolah dalam mencegah serta menanggulangi penyalahgunaan NAPZA pada era digital. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ditentukan secara purposif, meliputi Wakil Kepala Sekolah (Bidang Manajemen Mutu dan Bidang Kesiswaan), Guru Bimbingan dan Konseling (BK), Guru Pendidikan Pancasila, serta peserta didik kelas XII SMK PGRI Subang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif/lapangan, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber. Analisis data dilaksanakan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data (display data), serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran sekolah diwujudkan secara terpadu melalui penegakan tata tertib tertulis bertingkat yang diikat dengan komitmen legal-formal berupa penandatanganan surat pernyataan bermaterai saat MPLS, pelaksanaan razia barang bawaan berkala secara rahasia, serta sinergi lintas sektor bersama Kepolisian, Puskesmas, dan Lembaga Terkait di bawah koordinasi Tim Penegak Disiplin dan Guru BK; (2) Pendidikan Pancasila terbukti sangat efektif meningkatkan kesadaran hukum dan karakter peserta didik dengan mengintegrasikan isu bahaya NAPZA ke dalam Modul menggunakan metode Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL) dan Role Playing , yang mampu membentengi peserta didik dengan ketahanan moral, spiritual, dan sikap kritis; (3) Upaya sekolah di era digital difokuskan pada penguatan literasi digital, pemantauan dinamika pergaulan media sosial, serta edukasi kontekstual untuk memfilter arus informasi negatif di ruang digital. Kata Kunci: Pendidikan Pancasila, Pencegahan NAPZA, Era Digital, Peserta Didik
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > PPKN 2026 |
| Depositing User: | E. Nurhayati Djaroni |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 08:19 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 08:19 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85213 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
