ANALISIS SEMIOTIKA TINDAKAN CHILD GROOMING PADA BUKU BROKEN STRINGS : KEPINGAN MASA MUDA YANG PATAH KARYA AURELIE MOEREMANS

Mayla, Melanie Putri (2026) ANALISIS SEMIOTIKA TINDAKAN CHILD GROOMING PADA BUKU BROKEN STRINGS : KEPINGAN MASA MUDA YANG PATAH KARYA AURELIE MOEREMANS. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
daftar isi.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Kata pengantar.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN (2).pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER FAREL.pdf

Download (121kB) | Preview

Abstract

Buku memoar Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah karya Aurelie Moeremans menampilkan berbagai tanda yang menggambarkan dinamika hubungan manipulatif dan kekerasan terselubung terhadap remaja. Penelitian ini berfokus pada analisis makna denotasi, konotasi, dan mitos yang dibangun melalui tanda-tanda tindakan child grooming dalam buku tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes yang mencakup tiga tingkatan makna, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna denotasi dibangun melalui narasi, dialog, dan interaksi tokoh yang menampilkan tahap pendekatan, perhatian khusus, manipulasi emosional, hingga isolasi sosial pada korban usia remaja. Pada tingkat konotasi, tindakan yang tampak sebagai kasih sayang dan rasa aman direpresentasikan sebagai strategi manipulasi untuk menciptakan ketergantungan psikologis (guilt-tripping dan isolasi). Pada tingkat mitos, penelitian ini mengungkap bagaimana pandangan sosial dan norma budaya sering kali menaturalisasi tindakan kontrol serta dominasi sebagai bentuk perhatian yang wajar, sehingga menyamarkan praktik child grooming dalam hubungan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa makna denotasi, konotasi, dan mitos saling berkaitan dalam membongkar konstruksi sosial yang menormalisasi tindakan kontrol atas nama kasih sayang. Kata Kunci: Semiotika Roland Barthes, Child Grooming, Broken Strings, Aurelie Moeremans, denotasi, konotasi, mitos

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 05 Oct 2026 02:28
Last Modified: 05 Oct 2026 02:28
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85069

Actions (login required)

View Item View Item