KONSTRUKSI MAKNA MEMAAFKAN DIRI SENDIRI DALAM NOVEL TENTANG KAMU KARYA TERE LIYE ( Analisis Wacana Kritis Model Sara Mills )

Wardhana, Aditya Wisnu (2026) KONSTRUKSI MAKNA MEMAAFKAN DIRI SENDIRI DALAM NOVEL TENTANG KAMU KARYA TERE LIYE ( Analisis Wacana Kritis Model Sara Mills ). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Kata Pengantar.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak 3 Bahasa.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (276kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (163kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana posisi subjek–objek dan sudut pandang penceritaan dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye mengonstruksi makna memaafkan diri sendiri (self-forgiveness) pada tokoh utama, Sri Ningsih. Penelitian ini dilaksanakan karena mayoritas penelitian analisis wacana Sara Mills terdahulu umumnya berfokus pada ranah gender dan patriarki, sehingga terdapat keterbatasan kajian yang membedah konstruksi wacana psikologis dan eksperiensial dalam sastra populer. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis analisis wacana kritis model Sara Mills dengan membedah dua dimensi utama, yaitu posisi subjek–objek dan posisi pembaca (reader position). Data dikumpulkan melalui teknik studi dokumentasi, cata, dan baca intensif terhadap narasi, dialog, serta monolog internal dalam novel setebal 501 halaman tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa posisi subjek–objek menempatkan tokoh Sri Ningsih bukan sebagai korban pasif (helpless victim), melainkan sebagai agen aktif melalui instrumen buku harian (Juz Kehidupan) yang memegang kedaulatan untuk meredefinisi trauma, rasa bersalah, dan penderitaan masa lalu. Sementara itu, posisi pembaca dibentuk secara bertahap melalui sudut pandang penelusuran tokoh Zaman Zulkarnaen, sehingga mengarahkan pembaca untuk bersimpati dan mengamini bahwa memaafkan diri sendiri serta memeluk rasa sakit (acceptance) merupakan bentuk keberanian dan kekuatan batin tertinggi. Kesimpulannya, makna memaafkan diri sendiri dalam novel ini dikonstruksi secara tekstual bukan sebagai wujud kekalahan, melainkan sebagai proses kedaulatan batin dan penerimaan diri secara utuh. Kata Kunci: Memaafkan Diri Sendiri, Analisis Wacana Sara Mills, Novel Tentang Kamu.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 02 Oct 2026 08:06
Last Modified: 02 Oct 2026 08:06
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85050

Actions (login required)

View Item View Item