Wijaya, Tommy (2026) AGILE GOVERNANCE DALAM ADAPTASI PELAYANAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA DI SAMSAT RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (5MB) | Preview |
|
|
Text
daftar isi.pdf Download (74kB) | Preview |
|
|
Text
daftar pustaka.pdf Download (165kB) | Preview |
|
|
Text
abstrak.pdf Download (85kB) | Preview |
|
|
Text
kata pengantar.pdf Download (136kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 2.pdf Download (451kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 1.pdf Download (332kB) | Preview |
|
|
Text
cover.pdf Download (30kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang pajak kendaraan bermotor, khususnya dalam menghadapi meningkatnya kebutuhan masyarakat, tuntutan digitalisasi, serta kebutuhan terhadap pelayanan yang cepat, mudah, responsif, dan adaptif. Samsat Rancaekek Kabupaten Bandung telah melakukan berbagai upaya modernisasi pelayanan melalui perubahan prosedur, pemanfaatan teknologi digital, penyediaan berbagai saluran pelayanan, serta penguatan koordinasi antaraktor. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan tantangan berupa perbedaan kemampuan masyarakat dalam mengakses layanan digital, kebutuhan peningkatan responsivitas petugas, kejelasan informasi, serta perlunya evaluasi pelayanan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Agile Governance dalam adaptasi pelayanan wajib pajak kendaraan bermotor roda dua di Samsat Rancaekek Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan bantuan ATLAS.ti. Analisis penelitian menggunakan enam dimensi Agile Governance, yaitu adaptability, responsiveness, flexibility, innovation, collaboration, dan customer-centric. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Agile Governance di Samsat Rancaekek telah berjalan melalui penyesuaian prosedur pelayanan, peningkatan respons terhadap kebutuhan masyarakat, penyediaan alternatif layanan, pemanfaatan teknologi digital, koordinasi antaraktor, serta evaluasi pelayanan berdasarkan kebutuhan wajib pajak. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa proses adaptasi pelayanan terbentuk melalui keterkaitan antara transformasi layanan, kesiapan organisasi, dan orientasi terhadap kebutuhan masyarakat. Meskipun demikian, penerapannya belum sepenuhnya optimal karena masih memerlukan penguatan pada aspek adaptasi terhadap karakteristik masyarakat, responsivitas dan kejelasan informasi, pemanfaatan inovasi digital, koordinasi antarinstansi, serta konsistensi evaluasi berdasarkan masukan masyarakat. Dengan demikian, penerapan Agile Governance di Samsat Rancaekek perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan mengintegrasikan teknologi, sumber daya manusia, kolaborasi antaraktor, dan kebutuhan masyarakat agar tercipta pelayanan yang lebih cepat, mudah, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan wajib pajak. Kata Kunci: Agile Governance, Adaptasi Pelayanan, Pelayanan Publik, Wajib Pajak, Pajak Kendaraan Bermotor, Samsat Rancaekek.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 07:59 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 07:59 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85049 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
