INOVASI LAYANAN E-KTP BERBASIS ONLINE MELALUI APLIKASI BEDAS DIGITAL SERVICES (BDS) DI DISDUKCAPIL KABUPATEN BANDUNG

FAUZAN, LUQMAN NUR (2026) INOVASI LAYANAN E-KTP BERBASIS ONLINE MELALUI APLIKASI BEDAS DIGITAL SERVICES (BDS) DI DISDUKCAPIL KABUPATEN BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
Lembar pengesahan.pdf

Download (50kB) | Preview
[img]
Preview
Text
kata pengantar.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (176kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (251kB) | Preview

Abstract

Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) merupakan dokumen identitas resmi warga negara Indonesia yang memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan. Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan e-KTP, khususnya di Kabupaten Bandung yang berpenduduk lebih dari 3,7 juta jiwa, kerap dihadapkan pada permasalahan klasik seperti antrean panjang, prosedur yang rumit, serta potensi praktik percaloan dan pungutan liar. Merespons permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung mengembangkan aplikasi Bedas Digital Services (BDS) sebagai inovasi layanan publik berbasis digital yang memungkinkan masyarakat melakukan pendaftaran dan pengambilan nomor antrean e-KTP secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Aplikasi BDS merupakan bagian dari program unggulan "Bedas" (Bersih, Elegan, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) yang menjadi salah satu wujud nyata implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di tingkat pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi inovasi layanan e-KTP berbasis online melalui aplikasi BDS, menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya di Disdukcapil Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap empat informan yang dipilih secara purposive sampling, terdiri dari informan kunci, informan utama, dan informan pendukung. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Kerangka analisis mengacu pada teori Difusi Inovasi Everett M. Rogers (2003) yang mencakup lima atribut: (relative advantage),(compatibility),(complexity),(trialability), dan (observability). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi BDS telah memberikan keunggulan berupa sistem antrean berbasis reservasi digital yang meningkatkan ketertiban, efisiensi waktu, transparansi, serta menekan praktik percaloan dan pungutan liar. Inovasi ini dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan cukup mudah digunakan. Namun, implementasinya belum optimal karena fungsi aplikasi masih terbatas pada pengambilan nomor antrean, proses pelayanan inti masih dilakukan secara tatap muka, kuota antrean harian masih terbatas, serta sosialisasi kepada masyarakat belum merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi BDS merupakan langkah awal transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan yang positif, namun memerlukan pengembangan lebih lanjut agar dapat mencapai transformasi digital yang menyeluruh. Kata Kunci: Inovasi Pelayanan Publik, Bedas Digital Services, Difusi Inovasi, E-KTP, Kualitas Pelayanan Publik, Administrasi Kependudukan

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 22 Sep 2026 06:20
Last Modified: 22 Sep 2026 06:20
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84822

Actions (login required)

View Item View Item