POLA ADAPTASI BUDAYA HIMPUNAN PELAJAR MAHASISWA INDONESIA GORONTALO CABANG BANDUNG (HPIMG)

PANIGORO, AMIRUL ITSNAINI (2026) POLA ADAPTASI BUDAYA HIMPUNAN PELAJAR MAHASISWA INDONESIA GORONTALO CABANG BANDUNG (HPIMG). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
Kata pengantar pdf amirul.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi pdf amirul.pdf

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar pustaka pdf amirul.pdf

Download (22kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar pengesahan pdf amirul.pdf

Download (27kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover pdf amirul.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1 pdf amirul.pdf

Download (176kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak 3 bahasa pdf amirul.pdf

Download (24kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2 pdf amirul.pdf

Download (243kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola adaptasi budaya mahasiswa Gorontalo yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (HPMIG) Cabang Bandung dalam menghadapi perbedaan sosial dan budaya di lingkungan perantauan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas satu informan ahli dan tiga informan inti yang merupakan pengurus dan anggota HPMIG Cabang Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola adaptasi budaya mahasiswa Gorontalo berlangsung melalui tiga tahapan sebagaimana dijelaskan dalam Teori Adaptasi Budaya Young Yun Kim, yaitu stress, adaptation, dan growth. Pada tahap stress, mahasiswa mengalami culture shock akibat perbedaan bahasa, kebiasaan sosial, pola komunikasi, lingkungan, serta kondisi kehidupan yang berbeda dengan daerah asal. Pada tahap adaptation, mahasiswa melakukan penyesuaian diri melalui komunikasi dengan masyarakat lokal, membangun relasi sosial, mempelajari budaya setempat, serta aktif dalam kegiatan organisasi HPMIG sebagai sarana dukungan sosial. Pada tahap growth, mahasiswa menunjukkan perkembangan positif berupa meningkatnya kemandirian, kemampuan komunikasi antarbudaya, kedewasaan, kemampuan pemecahan masalah, serta keterbukaan terhadap keberagaman budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses adaptasi budaya mahasiswa Gorontalo di Kota Bandung berlangsung secara dinamis dan berkelanjutan melalui tahapan stress, adaptation, dan growth sehingga menghasilkan kemampuan adaptasi yang lebih baik dalam kehidupan sosial maupun akademik di lingkungan perantauan. Kata Kunci: Adaptasi Budaya, Komunikasi Antarbudaya, Mahasiswa Perantau, HPMIG, Young Yun Kim.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 21 Aug 2026 07:23
Last Modified: 21 Aug 2026 07:23
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84616

Actions (login required)

View Item View Item