Setiawan, Thialfy Belva Salsabilla (2026) Peran WWF Indonesia melalui Transnational Advocacy Networks dalam Konservasi Harimau Sumatera di Lanskap Bukit Tigapuluh, Riau-Jambi. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf Download (246kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN .pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (135kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (98kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (119kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (344kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (402kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (156kB) | Preview |
Abstract
Perkembangan studi Hubungan internasional kontemporer semakin menempatkan aktor non-negara sebagai subjek penting dalam merespons krisis lingkungan global, termasuk keterlibatan World Wildlife Fund for Nature (WWF) sebagai Non-Governmental Organization (NGO) ke dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati lintas batas. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kritis populasi Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Lanskap Bukit Tigapuluh, Riau-Jambi, yang menuntut upaya konservasi yang ketat dan berkelanjutan, di tengah dinamika kemitraan WWF Indonesia dengan Pemerintah Indonesia yang sempat mengalami pemutusan kerja sama secara sepihak oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2020 hingga terjalinnya kembali kerja sama pada tahun 2025. Kondisi ini memunculkan persoalan mendasar mengenai bagaimana sebuah organisasi transnasional dapat mempertahankan agenda konservasinya di tengah hambatan birokrasi negara. Berangkat dari persoalan tersebut, penelitian ini ditujukan untuk menganalisis kondisi kelangsungan populasi Harimau Sumatera serta operasional konservasinya di Lanskap Bukit Tigapuluh, menjelaskan peran WWF Indonesia sebagai aktor non-negara beserta operasionalitasnya di kawasan Bukit Tigapuluh, dan mengkaji penerapan strategi Transnational Advocacy Networks (TANs) oleh WWF Indonesia dalam mendukung keberlangsungan konservasi selama periode 2020-2025. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif-analitis yang bertumpu pada studi dokumen, mencakup publikasi resmi, surat keputusan kelembagaan, laporan tahunan, serta literatur akademik. Analisis digunakan dengan menggabungkan kerangka teoretis Transnational Advocacy Networks dari Margaret E.Keck dan Kathryn Sikkink (1998), khususnya mekanisme pola bumerang (Boomerang pattern) dengan empat tipologi strategi yaitu, politik informasi (information politics), politik simbolik (symbolic politics), politik pengaruh (leverage politics), politik akuntabilitas (accountability politics), dengan Teori Rezim Lingkungan Hidup Internasional dari Oran R. Young sebagai pisau analisis interaksi antara norma global dan kedaulatan domestik. Hasil penelitian menunjukan bahwa WWF Indonesia berhasil menjaga keberlanjutan konservasi di Bukit Tigapuluh melalui mobilisasi pendanaan transnasional bersama Frankfurt Zoological Society (FZS) dan The Orangutan Project (TOP), serta legalitas konsesi restorasi ekosistem bersama PT Alam Bukit Tigapuluh. Penelitian ini menemukan dimensi baru di luar model klasik Keck dan Sikkink, yaitu ‘politik pemberdayaan’ (empowement politics) yang terwujud melalui penguatan kapasitas masyarakat adat Suku Anak Dalam dan Talang Mamak. Hasil studi menegaskan bahwa efektivitas jaringan advokasi transnasional dalam konservasi keanekaragaman hayati bertumpu pada kombinasi tekanan eksternal dengan membangun ketahanan lokal dalam struktur sosial masyarakat setempat. Kata kunci: Transnational Advocacy Networks, konservasi Harimau Sumatera, WWF Indonesia, rezim lingkungan hidup internasional, Bukit Tigapuluh, aktor non-negara.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 05:37 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 05:37 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84609 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
