ANISA, NURANI (2026) PENGALAMAN KOMUNIKASI PENGAJAR DAN MURID BERKEBUTUHAN KHUSUS DI PURWA CARAKA MUSIC STUDIO. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
COVER.pdf Download (157kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (215kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (200kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (174kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Persetujuan Perbaikan Skripsi - ttd.pdf Download (268kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (233kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (429kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (273kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman komunikasi yang terjalin antara pengajar dan murid berkebutuhan khusus di Purwa Caraka Music Studio. Fokus penelitian meliputi interaksi antara pengajar dan murid berkebutuhan khusus dalam pembelajaran musik, makna yang dibangun melalui pembelajaran musik, serta interpretasi musik sebagai bahasa verbal dan nonverbal dalam proses komunikasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi dalam mendukung keberhasilan pembelajaran musik bagi murid berkebutuhan khusus yang memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas informan inti, informan pendukung, dan informan ahli yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan Teori Interaksi Simbolik Herbert Blumer untuk memahami proses pembentukan makna dalam interaksi sosial, serta konsep komunikasi interpersonal yang meliputi penerimaan (acceptance), empati (empathy), dan kejujuran (honesty). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara pengajar dan murid berkebutuhan khusus dibangun melalui komunikasi interpersonal yang menekankan aspek penerimaan, empati, dan kejujuran. Pengajar berupaya memahami karakteristik, kebutuhan, dan kondisi emosional murid melalui komunikasi dengan orang tua serta pengamatan selama proses pembelajaran. Penelitian ini juga menemukan bahwa pembelajaran musik tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan keterampilan musikal, tetapi juga menjadi media pembentukan makna melalui simbol-simbol seperti hello song, good bye song, ritme, bunyi alat musik, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh. Selain itu, musik dimaknai sebagai media komunikasi verbal dan nonverbal yang membantu murid mengekspresikan pikiran, perasaan, dan pengalaman mereka, sekaligus membantu pengajar memahami kondisi dan kebutuhan murid. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman komunikasi antara pengajar dan murid berkebutuhan khusus di Purwa Caraka Music Studio merupakan proses interaksi simbolik yang didukung oleh komunikasi interpersonal yang efektif sehingga menciptakan hubungan yang positif, pembelajaran yang bermakna, dan lingkungan belajar yang nyaman bagi murid berkebutuhan khusus. Kata Kunci: Pengalaman Komunikasi, Anak Berkebutuhan Khusus, Pembelajaran Musik, Interaksi Simbolik, Komunikasi Interpersonal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 06:19 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 06:19 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84447 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
