MANAJEMEN RISIKO KEBAKARAN MENGGUNAKAN METODE FIRE RISK ASSESSMENT PADA INDUSTRI TEKSTIL PT. JAWARA TIGA SEKAWAN (STUDI KASUS: PT. JAWARA TIGA SEKAWAN)

IRSYAD NURHIKMAT, MUHAMMAD (2026) MANAJEMEN RISIKO KEBAKARAN MENGGUNAKAN METODE FIRE RISK ASSESSMENT PADA INDUSTRI TEKSTIL PT. JAWARA TIGA SEKAWAN (STUDI KASUS: PT. JAWARA TIGA SEKAWAN). Skripsi(S1) thesis, Universitas Pasundan.

[img]
Preview
Text
Tugas Akhir_Muhammad Irsyad Nurhikmat TINGGAL JIID (1).pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

PT. JAWARA TIGA SEKAWAN merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil dengan aktivitas produksi yang melibatkan penggunaan peralatan listrik serta penyimpanan material tekstil dalam jumlah besar. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko kebakaran yang dapat mengancam keselamatan pekerja, aset perusahaan, dan keberlangsungan operasional perusahaan. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi sumber bahaya kebakaran yang terdapat di area perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber bahaya kebakaran terdapat pada area produksi jahit korset, area cutting, area penyimpanan bahan baku, area finishing dan packing, gudang produk jadi, panel instalasi listrik, serta lingkungan sekitar perusahaan. Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa keberadaan agen gas LPG memiliki nilai risiko tertinggi sebesar 25 dengan kategori Extreme Risk. Selain itu, area penyimpanan bahan baku dan panel instalasi listrik masing-masing memperoleh nilai risiko sebesar 20 yang termasuk kategori Extreme Risk. Pada kategori High Risk ditemukan risiko pada kabel mesin, terminal dan stop kontak dengan nilai 16, kain dan sisa potongan kain dengan nilai 16, gudang produk jadi dengan nilai 15, serta penumpukan bahan baku dengan nilai 12. Secara keseluruhan diperoleh 3 sumber bahaya kategori Extreme Risk, 4 sumber bahaya kategori High Risk, 4 sumber bahaya kategori Medium Risk, dan 1 sumber bahaya kategori Low Risk. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan perlu melakukan pengendalian risiko melalui pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, perbaikan tata letak penyimpanan material, peningkatan sistem proteksi kebakaran, serta pelaksanaan pelatihan dan simulasi tanggap darurat kebakaran secara rutin. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan mampu menurunkan tingkat risiko kebakaran dan meningkatkan keselamatan kerja di perusahaan. Kata Kunci: Kebakaran, Risiko Kebakaran, Manajemen Risiko, Keselamatan Kerja, Industri Textil.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri 2026
Depositing User: Irwan Kustiawan Kosasih
Date Deposited: 05 Aug 2026 02:10
Last Modified: 05 Aug 2026 02:10
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84367

Actions (login required)

View Item View Item