SALSABILAADHYASA, RADEN AMALIYA (2026) KAMPANYE GREEANPEACE TERKAIT KEBIJAKAN RENEWABLE BIOENERGY DI INDONESIA. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (256kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (304kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (304kB) | Preview |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (283kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (294kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (498kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (273kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (403kB) | Preview |
Abstract
Krisis iklim global telah mendorong berbagai negara untuk mempercepat transisi energi menuju sumber energi yang lebih rendah emisi sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan. Bioenergy diposisikan sebagai salah satu instrumen penting untuk mendukung pengurangan emisi karbon, meningkatkan ketahanan energi, serta memenuhi komitmen internasional terhadap agenda perubahan iklim. Di Indonesia, pengembangan bioenergy, khususnya yang berbasis kelapa sawit dan biomassa, menjadi bagian dari strategi transisi energi nasional. Namun, di balik narasi keberlanjutannya, muncul berbagai kritik terkait dampak ekologis yang ditimbulkan. Kondisi ini memunculkan perdebatan mengenai kemungkinan adanya praktik greenwashing dalam implementasi kebijakan bioenergy di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kebijakan bioenergy diposisikan sebagai bagian dari agenda energi berkelanjutan di Indonesia, mengidentifikasi indikasi praktik greenwashing dalam implementasinya, serta menjelaskan bagaimana Greenpeace Indonesia menjalankan kampanye sebagai respon terhadap kebijakan tersebut. Penelitian juga berupaya memahami peran Greenpeace Indonesia sebagai aktor non-negara dalam membangun kritik dan kontra-narasi terhadap klaim keberlanjutan yang melekat pada kebijakan bioenergy dalam kerangka tata kelola lingkungan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui analisis dokumen mencakup dokumen kebijakan pemerintah, laporan organisasi, publikasi resmi Greenpeace Indonesia, serta berbagai literatur akademik yang relevan. Teknik analisis data menggunakan discourse analysis untuk mengidentifikasi konstruksi narasi, pola argumentasi, dan strategi kampanye yang dibangun dalam isu bioenergy. Analisis penelitian didasarkan pada teori Global Governance, konsep Greenwashing serta teori Kampanye Transnasional. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan bioenergy di Indonesia dikonstruksikan sebagai bagian dari agenda energi berkelanjutan melalui narasi transisi energi, juga pengurangan emisi karbon. Tetapi, terdapat kesenjangan antara klaim keberlanjutan dan dampak ekologis yang muncul dalam implementasinya, sehingga menunjukkan indikasi greenwashing pada praktiknya. Dalam merespon kondisi tersebut, Greenpeace Indonesia menjalankan kampanye melalui produksi pengetahuan berbasis riset, advokasi publik, pemanfaatan media digital, dan jaringan advokasi lainnya untuk membangun narasi alternatif mengenai bioenergy. Kampanye tersebut tidak hanya berfungsi sebagai kritik terhadap kebijakan bioenergy, tetapi juga sebagai upaya untuk membangun kesadaran publik mengenai kesenjangan antara klaim keberlanjutan dan dampak ekologis yang ditimbulkan, sekaligus mendorong terciptanya transisi energi yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan. Kata Kunci: Bioenergy , Greenpeace Indonesia, Greenwashing, Transisi Energi, Global Governance, Kampanye Transnasional.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 02:46 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 02:46 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84304 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
