Sastrawinangun, Billy Arya Maulana (2026) KERJASAMA INDONESIA-KOREA SELATAN DALAM PERKEMBANGAN TRANSFORMASI PELAYANAN PUBLIK DIGITAL. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN (1).pdf Download (14kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (9kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (152kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (16kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (46kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (104kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (61kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (80kB) | Preview |
Abstract
Transformasi digital menjadi salah satu agenda penting dalam penyelenggaraan pemerintahan modern karena mampu mendorong peningkatan efektivitas, efisiensi, transparansi, serta kualitas pelayanan publik. Di Indonesia, upaya tersebut terus dilakukan melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Namun, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya belum meratanya infrastruktur digital, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, serta belum optimalnya integrasi sistem antarinstasi pemerintah. Untuk mendukung percepatan transformasi digital, Indonesia menjalin kerjasama dengan Korea Selatan yang dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat perkembangan e-government terbaik di dunia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan kerjasama Indonesia-Korea Selatan dalam pengembangan pemerintahan digital serta melihat kontribusinya terhadap perkembangan pelayanan publik digital di Indonesia selama periode 2022-2025. Penelitian ini menggunakan konsep kerjasama bilateral, transformasi digital, dan e-government sebagai landasan teoritis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh melalui studi kepustakaan yang mencakup buku, jurnal ilmiah, dokumen pemerintah, laporan resmi, dan berbagai publikasi dari lembaga terkait. Seluruh data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama Indonesia dan Korea Selatan diwujudkan melalui penguatan koordinasi antarlembaga, pertukaran pengetahuan dan pengalaman, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyusunan rekomendasi kebijakan, serta pengembangan berbagai program pemerintahan digital. Berbagai bentuk kerjasama tersebut memberikan kontribusi terhadap percepatan transformasi digital pelayanan publik di Indonesia. Hal ini terlihat dari semakin kuatnya implementasi SPBE, meningkatnya integrasi layanan publik digital, pengembangan identitas digital, penerapan interoperabilitas data, pembangunan infrastruktur digital, serta perbaikan tata kelola pemerintahan berbasis digital. Di sisi lain, proses transformasi digital masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kesenjangan infrastruktur antardaerah, rendahnya literasi digital di sebagian masyarakat, meningkatnya risiko vii keamanan siber, serta perlunya penyempurnaan regulasi yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa kerjasama bilateral Indonesia-Korea Selatan memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kapasitas transformasi digital pemerintahan di Indonesia. Selain itu, hasil penelitian ini juga diharapkan dapat memperkaya kajian Hubungan Internasional, khusunya yang berkaitan dengan diplomasi teknologi dan kerjasama internasional dalam pengembangan pemerintahan digital. Kata Kunci: Kerjasama Bilateral, Transformasi Digital, E-Government, Pelayanan Publik Digital, Indonesia-Korea Selatan
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 01:49 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 02:06 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84301 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
