Tursany, Muhamad Sani Hanin (2026) STRATEGI KOMUNIKASI BISNIS EVENT ORGANIZER DELITE Studi Deskriptif Kualitatif Strategi Komunikasi Bisnis Event Organizer Delite Menggunakan Word Of Mouth. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf Download (172kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (177kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (189kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (214kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (132kB) | Preview |
|
|
Text
Cover.pdf Download (164kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (188kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (374kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya persaingan industri event organizer di Bandung, di mana banyak EO skala kecil harus bersaing dengan pemain besar tanpa dukungan promosi digital berbayar yang kuat, sehingga mengandalkan Word of Mouth sebagai saluran utama komunikasi bisnis dan perolehan klien baru. Fenomena ini penting diteliti karena WOM dalam konteks bisnis jasa event memiliki peran strategis dalam mengurangi ketidakpastian, membangun kepercayaan, dan membentuk reputasi, namun kajian ilmiah yang secara spesifik membahas peran WoM pada EO skala kecil di kota kreatif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami Strategi Komunikasi Bisnis Event Organizer Delite dengan menganalisis bagaimana WoM membangun aspek Be Interesting, Make People Happy, Earn Trust and Respect, dan Make It Easy dalam kerangka Komunikasi Pemasaran Terpadu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma interpretif, berlandaskan teori Word of Mouth Sernovitz dan teori Komunikasi Pemasaran Terpadu IMC Schultz, sehingga memungkinkan peneliti menggali makna, pengalaman, dan strategi komunikasi yang dijalankan pelaku dan klien. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan pihak internal Delite dan klien, observasi terhadap interaksi dan proses kerja, serta studi dokumentasi berupa profil perusahaan, materi komunikasi, dan jejak testimoni, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WoM di Delite tidak hanya muncul secara organik dari kepuasan klien, tetapi dikelola sebagai bagian dari strategi komunikasi bisnis: Delite membangun daya tarik layanan dan narasi yang menarik untuk diceritakan, menciptakan pengalaman yang menyenangkan dan mengurangi beban klien, menumbuhkan kepercayaan dan penghormatan melalui konsistensi dan profesionalitas, serta mempermudah klien untuk berbagi rekomendasi melalui kombinasi percakapan interpersonal dan kanal digital. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi WOM dalam kerangka IMC pada EO skala kecil dapat menjadi strategi efektif dan relatif rendah biaya untuk membangun reputasi, menarik klien baru, dan mempertahankan klien lama di tengah kompetisi industri event yang semakin ketat. Kata kunci: Word of Mouth, strategi komunikasi bisnis, Event Organizer, komunikasi pemasaran terpadu, Delite.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 08:15 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 08:15 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84298 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
