Wiranujaya, Catur Rangga (2026) POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL BARISTA KEPADA PELANGGAN DI KOPI KENANGAN METRO TRADE CENTER (Studi Deskriptif Di Kopi Kenangan Metro Trade center). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.docx Download (15kB) |
||
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (68kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.docx Download (16kB) |
||
|
Text
ABSTRAK.docx Download (15kB) |
||
|
Text
KATA PENGANTAR.docx Download (14kB) |
||
|
Text
COVER.docx Download (44kB) |
||
|
Text
BAB I.docx Download (43kB) |
||
|
Text
BAB II.docx Download (71kB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul Pola Komunikasi Interpersonal Barista kepada Pelanggan di Kopi Kenangan Metro Trade Center Bandung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi interpersonal dalam proses pelayanan di industri coffee shop, dimana barista tidak hanya berperan sebagai penyaji produk, tetapi juga sebagai pihak yang membangun hubungan dengan pelanggan melalui interaksi komunikasi. Adanya beberapa keluhan pelanggan terkait pelayanan dan komunikasi barista menunjukkan pentingnya kajian mengenai pola komunikasi interpersonal yang diterapkan dalam proses pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses Mind (pikiran) barista dalam memaknai interaksi pelayanan kepada pelanggan, menganalisis pembentukan konsep Self (diri) pada barista sebagai representasi perusahaan, serta menjelaskan pengaruh Society (lingkungan sosial) terhadap perilaku komunikasi barista dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari supervisor, barista, dan pelanggan Kopi Kenangan Metro Trade Center Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan konsep Mind, barista melakukan proses interpretasi terhadap kondisi pelanggan sebelum menentukan bentuk komunikasi yang digunakan dalam pelayanan. Berdasarkan konsep Self, barista memandang dirinya sebagai representasi perusahaan sehingga berusaha menampilkan sikap profesional, ramah, dan komunikatif dalam setiap interaksi. Berdasarkan konsep Society, perilaku komunikasi barista dipengaruhi oleh budaya organisasi, standar operasional prosedur (SOP), lingkungan kerja, serta arahan dari supervisor yang membentuk pola pelayanan yang relatif konsisten. Pola komunikasi interpersonal yang terbentuk terlihat melalui penggunaan komunikasi verbal dan nonverbal seperti sapaan, senyuman, kontak mata, intonasi suara, serta bahasa tubuh yang menciptakan pengalaman positif bagi pelanggan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal barista di Kopi Kenangan Metro Trade Center Bandung terbentuk melalui proses interaksi simbolik yang melibatkan unsur Mind, Self, dan Society. Teori Interaksi Simbolik George Herbert Mead mampu menjelaskan bahwa kualitas hubungan antara barista dan pelanggan tidak hanya ditentukan oleh isi pesan yang disampaikan, tetapi juga oleh proses pemaknaan yang terjadi selama interaksi pelayanan berlangsung. Kata Kunci: Pola Komunikasi Interpersonal, Barista, Pelanggan, Interaksi Simbolik, George Herbert Mead, Kopi Kenangan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 01:49 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 01:49 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84295 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
