Fauziah, Nadiya Hasna (2026) MAKNA TANDA SELF-ESTEEM REMAJA PEREMPUAN DALAM DRAMA KOREA SPIRIT FINGERS. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
COVER.pdf Download (31kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (199kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (123kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI .pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN .pdf Download (150kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (83kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (146kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (454kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna tanda Self-esteem remaja perempuan dalam drama Korea Spirit Fingers menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Fokus penelitian diarahkan pada analisis makna denotasi, konotasi, dan mitos yang muncul melalui tanda-tanda audiovisual dalam drama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Data penelitian diperoleh melalui studi pustaka dan studi dokumentasi, dengan mengamati keseluruhan 12 episode drama untuk mengidentifikasi adegan, dialog, ekspresi wajah, gestur tubuh, kostum, simbol visual, dan unsur audio yang berkaitan dengan Self-esteem tokoh utama, Song Woo-yeon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebelas adegan yang merepresentasikan Self- esteem remaja perempuan dan dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yaitu Self-esteem rendah, proses perubahan Self-esteem, dan Self-esteem positif. Makna denotasi memperlihatkan tanda-tanda Self-esteem yang tampak secara langsung melalui dialog, ekspresi wajah, gestur tubuh, simbol visual, dan unsur audio. Makna konotasi menunjukkan bahwa Self-esteem direpresentasikan sebagai proses transformasi psikologis yang berlangsung melalui tiga fase, yaitu Social Dependency Phase, Identity Negotiation Phase, dan Self-acceptance Phase. Makna mitos menunjukkan adanya konstruksi budaya Korea Selatan yang menempatkan standar ideal individu dan pengakuan sosial sebagai faktor penting dalam pembentukan penghargaan diri. Drama Spirit Fingers juga menghadirkan mitos tandingan yang menekankan penerimaan diri sebagai dasar utama dalam membangun Self-esteem yang sehat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa makna tanda Self-esteem remaja perempuan dalam drama Spirit Fingers direpresentasikan sebagai proses perjalanan individu dari ketergantungan pada penilaian sosial menuju penerimaan diri. Representasi tersebut menunjukkan bahwa penghargaan diri dibentuk melalui interaksi antara pengalaman pribadi, hubungan sosial, dan konstruksi budaya yang berkembang dalam masyarakat. Kata Kunci: Self-esteem, remaja perempuan, semiotika Roland Barthes, drama Korea, Spirit Fingers.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 01:56 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 01:56 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84059 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
