PENDEKATAN DEEP LEARNING MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN WAYGROUND UNTUK MENINGKATKAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY MURID

SOFYAN, SALSABILA RIZQIA CHAHYANI, 225050011 (2026) PENDEKATAN DEEP LEARNING MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN WAYGROUND UNTUK MENINGKATKAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY MURID. Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PENGESAHAN DAN PENGUJI.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (340kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (428kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (739kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (315kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (312kB) | Preview

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy murid di Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari hasil PISA 2022 yang menunjukkan skor matematika Indonesia sebesar 366, masih berada di bawah ratarata OECD sebesar 472. Kondisi serupa ditemukan di salah satu SMA Swasta Bandung, di mana rata-rata hasil belajar matematika murid sebesar 35,02 masih berada di bawah KKTP sekolah, yaitu 75. Selain itu, sekitar 50% murid menunjukkan tingkat self-efficacy yang rendah dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, diperlukan suatu inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis sekaligus memperkuat self-efficacy murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan Deep Learning melalui model Project Based Learning (PjBL) berbantuan Wayground terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy murid, serta mengkaji hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan metode Mixed Methods tipe Embedded Design dengan metode dominan kuasi eksperimen dan desain Posttest-Only Control Group. Sampel penelitian terdiri atas kelas X E-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X E-4 sebagai kelas kontrol, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis, angket self-efficacy, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis murid yang memperoleh pembelajaran PjBL berbantuan Wayground lebih baik dibandingkan murid yang memperoleh pembelajaran konvensional. Selfefficacy murid pada kelas eksperimen juga lebih baik, ditunjukkan oleh meningkatnya keyakinan diri dan ketekunan dalam menyelesaikan tugas matematika. Selain itu, terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy dengan koefisien korelasi Pearson sebesar 0,592 yang termasuk kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Deep Learning melalui model PjBL berbantuan Wayground dapat mendukung pengembangan aspek kognitif dan afektif murid secara bersamaan. Kata Kunci: Deep Learning, Project Based Learning, Wayground, kemampuan pemecahan masalah matematis, self-efficacy.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Matematika 2026
Depositing User: E. Nurhayati Djaroni
Date Deposited: 13 Jul 2026 07:58
Last Modified: 13 Jul 2026 07:58
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84036

Actions (login required)

View Item View Item