Sulistiawati, Yusi (2026) HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI ORANG TUA ANAK DISABILITAS DENGAN COPING STARTEGI DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) BC AULIA KECAMATAN SOLOKANJERUK KABUPATEN BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
Daftar Isi.docx Download (66kB) |
||
|
Text
Cover.pdf Download (108kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (86kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (208kB) | Preview |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (75kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak 3 Bahasa.pdf Download (114kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (96kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (297kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Hubungan Penerimaan Diri Orang Tua Anak Disabilitas Dengan Coping Strategi di Sekolah Luar Biasa (SLB) BC Aulia Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung” dilatarbelakangi oleh pentingnya penerimaan diri orang tua dalam menghadapi berbagai tekanan dan tantangan saat merawat anak disabilitas. Orang tua anak disabilitas sering mengalami tekanan psikologis, sosial, maupun emosional yang memerlukan kemampuan coping strategi yang baik agar mampu menyesuaikan diri terhadap kondisi yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri orang tua anak disabilitas dengan coping strategi di Sekolah Luar Biasa (SLB) BC Aulia Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua anak disabilitas di SLB BC Aulia Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung dengan jumlah responden sebanyak 25 orang. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif, kuat, dan signifikan antara penerimaan diri orang tua anak disabilitas dengan coping strategi dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,810 dan nilai thitung sebesar 6,624 lebih besar dari ttabel 1,671 pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penerimaan diri dengan strategi kognitif sebesar 0,795, strategi perilaku sebesar 0,694, pengelolaan emosi internal sebesar 0,662, serta penyesuaian terhadap tekanan eksternal sebesar 0,775. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik penerimaan diri orang tua, maka semakin baik pula kemampuan coping strategi yang dimiliki dalam menghadapi berbagai tekanan dan tantangan pengasuhan anak disabilitas. Kata Kunci: Penerimaan Diri, Coping Strategi, Orang Tua Anak Disabilitas, SLB
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 02:07 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 02:07 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84002 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
