Rachmani, Fadhila Latifa (2026) PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ORANG TUA DAN ANAK TERHADAP KETERBUKAAN DIRI PADA ANAK Studi Kuantitatif Komunikasi Interpersonal Orang Tua Generasi X Dan Generasi Milenial Dalam Mengungkapkan Permasalahan Pribadi Anak Di Kota Bandung. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (39kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (41kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (172kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (60kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (157kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (159kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (43kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (176kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berjudul Pengaruh Komunikasi Interpersonal antara Orang Tua dan Anak terhadap Keterbukaan Diri pada Anak (Studi Kuantitatif Gaya Komunikasi Orang Tua Generasi X dan Generasi Milenial dalam Mengungkapkan Permasalahan Pribadi Anak terhadap Orang Tua di Kota Bandung). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal terhadap keterbukaan diri anak serta mengetahui perbedaan komunikasi interpersonal antara orang tua Generasi X dan Generasi Milenial. Penelitian ini menggunakan Teori Penetrasi Sosial (Social Penetration Theory) dari Altman dan Taylor sebagai landasan teori. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan orang tua di Kota Bandung. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, regresi linear sederhana, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji hipotesis, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterbukaan diri anak dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), koefisien korelasi sebesar 0,813 yang menunjukkan hubungan sangat kuat, serta koefisien determinasi sebesar 0,661 yang berarti komunikasi interpersonal memberikan kontribusi sebesar 66,1% terhadap keterbukaan diri anak, sedangkan sisanya 33,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil independent sample t-test juga menunjukkan terdapat perbedaan komunikasi interpersonal yang signifikan antara orang tua Generasi X dan Generasi Milenial dengan nilai signifikansi 0,031 (<0,05). Temuan ini memperkuat Teori Penetrasi Sosial bahwa komunikasi interpersonal yang ditandai dengan keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan mampu menciptakan hubungan yang lebih dekat sehingga mendorong anak untuk lebih terbuka dalam mengungkapkan perasaan maupun permasalahan pribadinya kepada orang tua. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Keterbukaan Diri, Generasi X, Generasi Milenial, Teori Penetrasi Sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 01:35 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 01:35 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83991 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
