Hapidin, Fizri Nurpadilla (2026) PERILAKU SOSIAL REMAJA PHUBBING DI DESA CINTAMULYA KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN (SUDAH TTD).pdf Download (210kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (235kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (231kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (195kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (165kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (489kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (239kB) | Preview |
Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah meningkatkan penggunaan smartphone di kalangan remaja. Di sisi lain, penggunaan smartphone yang berlebihan memunculkan fenomena phubbing, yaitu perilaku mengabaikan orang lain saat berinteraksi secara langsung karena lebih memusatkan perhatian pada smartphone. Fenomena tersebut berpotensi menurunkan kualitas interaksi sosial, komunikasi interpersonal, kepedulian terhadap orang lain, serta kerja sama antarremaja, khususnya dalam kehidupan masyarakat pedesaan yang masih menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perilaku Sosial Remaja Phubbing di Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mengidentifikasi faktor penghambat dan faktor pendukung pemecahan masalah perilaku phubbing, serta menjelaskan implikasi praktis dan teoritis pekerjaan sosial terhadap perilaku sosial remaja phubbing. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas remaja sebagai informan utama serta orang tua dan guru sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku phubbing memengaruhi komunikasi interpersonal, empati, kerja sama, dan kepedulian sosial remaja. Faktor penghambat meliputi ketergantungan terhadap smartphone, rendahnya kontrol diri, normalisasi perilaku phubbing dalam kelompok teman sebaya, serta ketidakkonsistenan pengawasan keluarga dan sekolah. Adapun faktor pendukung meliputi kesadaran diri remaja, kemampuan mengontrol penggunaan smartphone, peran orang tua, dan penerapan aturan penggunaan smartphone di sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan perilaku phubbing memerlukan kolaborasi antara remaja, keluarga, sekolah, dan pekerja sosial agar kualitas interaksi sosial remaja dapat ditingkatkan secara berkelanjutan. Kata kunci: perilaku sosial, phubbing, remaja, interaksi sosial, smartphone
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 02:56 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 02:56 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83972 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
