Febrianti, Puspa Gita (2026) PERAN PELATIHAN EKSPOR DALAM MENDORONG KEMANDIRIAN USAHA MELALUI INOVASI PRODUK (Studi Kasus : Pada UMKM Sentra Rengginang Kota Banjar). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
daftar isi.pdf Download (106kB) | Preview |
|
|
Text
lembar pengesahan.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (152kB) | Preview |
|
|
Text
daftar pustaka.pdf Download (209kB) | Preview |
|
|
Text
kata pengantar.pdf Download (203kB) | Preview |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (261kB) | Preview |
|
|
Text
bab 2.pdf Download (302kB) | Preview |
|
|
Text
cover .pdf Download (102kB) | Preview |
Abstract
UMKM Sentra Rengginang Kota Banjar merupakan salah satu usaha industri makanan ringan tradisional yang berkembang dari usaha rumah tangga menjadi usaha produktif yang mampu menunjang perekonomian masyarakat. Namun, dalam perkembangannya UMKM ini menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan inovasi produk, rendahnya pemahaman mengenai standar ekspor, manajemen usaha yang belum optimal, serta keterbatasan sumber daya manusia. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, UMKM Sentra Rengginang mengikuti pelatihan ekspor melalui program Export Coaching Program (ECP) yang bertujuan meningkatkan kemampuan usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum UMKM Sentra Rengginang Kota Banjar, menganalisis kontribusi pelatihan ekspor terhadap inovasi produk, mengkaji peran pelatihan ekspor dalam meningkatkan kemandirian usaha, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ekspor memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM Sentra Rengginang Kota Banjar. Pelatihan ekspor mendorong terjadinya inovasi produk berupa perubahan bentuk, rasa, kualitas, dan kemasan produk agar lebih sesuai dengan kebutuhan pasar modern dan pasar ekspor. Selain itu, pelatihan ekspor juga meningkatkan kemandirian usaha yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan pengambilan keputusan, kepercayaan diri pelaku usaha, kemampuan memperluas jaringan pemasaran, serta pengelolaan usaha yang lebih mandiri dan profesional. Faktor pendukung dalam penerapan pelatihan ekspor meliputi motivasi pelaku usaha, dukungan pemerintah, dan akses informasi pasar. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, keterbatasan sumber daya manusia, fluktuasi bahan baku, dan belum terpenuhinya seluruh standar sertifikasi ekspor. Berdasarkan hasil Penelitian, disarankan agar pemerintah dan lembaga pendamping UMKM terus memberikan pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan, khususnya terkait standardisasi produk, sertifikasi ekspor, dan pemasaran internasional. Selain itu, UMKM Sentra Rengginang diharapkan terus meningkatkan inovasi produk, kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat manajemen usaha agar mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pasar hingga tingkat internasional. (Kata Kunci: pelatihan ekspor, inovasi produk, kemandirian usaha, UMKM)
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Bisnis 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 01:46 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 01:46 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83805 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
