Khansa Fauzia Zahra, Khansa Fauzia Zahra (2026) KEPASTIAN HUKUM BAGI PENCIPTA LAGU TERHADAP MEKANISME PENARIKAN DAN PENDISTRIBUSIAN ROYALTI DALAM PERSPEKTIF HUKUM HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL. Skripsi(S1) thesis, FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
A. COVER.pdf Download (132kB) | Preview |
|
|
Text
G. BAB 1.pdf Download (219kB) | Preview |
|
|
Text
H. BAB 2.pdf Download (172kB) | Preview |
|
|
Text
I. BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (233kB) |
||
|
Text
J. BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (154kB) |
||
|
Text
K. BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (137kB) |
||
|
Text
L. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (217kB) | Preview |
Abstract
Pemanfaatan lagu dan/atau musik untuk kepentingan komersial menimbulkan kewajiban pembayaran royalti sebagai bentuk perlindungan terhadap hak ekonomi pencipta. Pengelolaan royalti di Indonesia telah diatur dalam Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021. Namun, dalam praktiknya masih terdapat permasalahan terkait kedudukan dan kewenangan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), efektivitas mekanisme penarikan dan pendistribusian royalti, serta peran pemerintah dalam pengawasan dan penegakan hukum. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, serta didukung oleh hasil wawancara dengan narasumber. Analisis data dilakukan secara kualitatif yuridis melalui penelaahan norma hukum yang dikaitkan dengan praktik pengelolaan royalti lagu di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem pengelolaan royalti secara terpusat melalui sistem satu pintu telah memperjelas koordinasi antara LMKN dan LMK, meskipun masih terdapat potensi perbedaan penafsiran kewenangan. Mekanisme penarikan dan pendistribusian royalti secara normatif telah dirancang untuk melindungi hak ekonomi pencipta, namun pelaksanaannya masih menghadapi kendala transparansi, akurasi data, dan kepatuhan pengguna. Selain itu, pemerintah telah menjalankan fungsi pengawasan melalui regulasi dan kelembagaan yang ada, tetapi efektivitas pengawasan dan penegakan hukum masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengaturan kelembagaan dan optimalisasi sistem pengelolaan royalti guna mewujudkan kepastian hukum bagi pencipta lagu Kata Kunci: Kepastian Hukum, Royalti Lagu, LMKN, LMK, Hak Kekayaan Intelektual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum 2026 |
| Depositing User: | Nandang Haeruman |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 06:11 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 06:11 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83626 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
