FENOMENA KETAKUTAN MENIKAH PADA GENERASI Z DALAM NARASI ‘‘MARRIAGE IS SCARY’’ DI MEDIA SOSIAL (Studi Fenomenologi pada Generasi Z di Kota Bandung)

Hapsari, Anis Windriya (2026) FENOMENA KETAKUTAN MENIKAH PADA GENERASI Z DALAM NARASI ‘‘MARRIAGE IS SCARY’’ DI MEDIA SOSIAL (Studi Fenomenologi pada Generasi Z di Kota Bandung). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (551kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (577kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (326kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (506kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (516kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (898kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf

Download (589kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (957kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Generasi Z di Kota Bandung memaknai pernikahan setelah terpapar narasi “Marriage is Scary” di media sosial, serta memahami motif dan tindakan yang muncul sebagai respon terhadap fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif individu. informan dalam penelitian ini terdiri dari Generasi Z dengan latar belakang yang beragam, yaitu siswa, mahasiswa, karyawati, individu yang telah menikah, serta didukung oleh informan ahli (psikolog) dan informan pendukung (penghulu KUA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memaknai pernikahan sebagai komitmen jangka panjang yang membutuhkan kesiapan mental, emosional, dan finansial. Namun, paparan konten negatif di media sosial membentuk persepsi bahwa pernikahan merupakan sesuatu yang kompleks dan berisiko. Motif ketakutan terbagi menjadi motif masa lalu (because motive) yang dipengaruhi oleh pengalaman lingkungan dan paparan media sosial, serta motif masa depan (in- order-to motive) yang berkaitan dengan keinginan untuk menghindari risiko dan mempersiapkan diri secara matang sebelum menikah. Tindakan yang muncul antara lain menunda pernikahan, menjadi lebih selektif dalam memilih pasangan, serta meningkatkan kesiapan diri. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran signifikan dalam membentuk makna, motif, dan tindakan Generasi Z terhadap pernikahan, meskipun individu tetap melakukan proses penyaringan informasi berdasarkan pengalaman dan pemahaman pribadi. Kata kunci: Generasi Z, Pernikahan, Marriage is Scary, Fenomenologi, media sosial

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 30 Jun 2026 02:09
Last Modified: 30 Jun 2026 02:09
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83619

Actions (login required)

View Item View Item