Pratiwi, Lingga Patma Sabilla (2026) MAKNA LOVE LANGUAGE DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA PERANTAU DI ASRAMA SASAMBO NTB KOTA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
COVER.pdf Download (150kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (226kB) | Preview |
|
|
Text
Datar isi.pdf Download (189kB) | Preview |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (191kB) | Preview |
|
|
Text
lEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (155kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (226kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (297kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (513kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Makna Love Language Dalam Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Perantau Di Asrama Sasambo NTB Kota Bandung”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami dinamika komunikasikomunikasi interpersonal pada mahasiswa perantau yang hidup dalam lingkungan sosial yang intens dan kolektif. Kehidupan di astrama mendorong individu untuk terus berinteraksi dan beradaptasi dengan berbagai karakter serta latar belakang yang berbeda, sehingga memunculkan proses pemaknaan terhadap tindakan interpersonal sebagai bentuk kasih sayang. Love language tidak hanya dipahami sebagai ekspresi emosional, tetapi sebagai hasil dari proses interpretasi yang terbentuk melalui interaksi sosial sehari – hari. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui mind (pikiran), self (diri), society (masyarakat) dalam pembentukan makna love language pada mahasiswa perantau di Asrama Sasambo NTB Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teori Interaksi Simbolik milik George Herbert Mead sebagai landasan teori. Sedangkan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan informan penelitian. Hasil penelitian ini menghasilkan bahwa pembentukan makna love language pada mahasiswa perantau terbentuk melalui proses interaksi simbolik yang melibatkan tiga konsep utama, yaitu mind, self, society. Pada aspek mind, individu memaknai tindakan sederhana seperti membantu, menemani, dan memberikan perhatian sebagai simbol kasih sayang. Pada aspek self, individu mampu menyesuaikan diri dengan respon dan melihat diri kita dalam sudut pandang orang lain. Society yang membentuk pola kebersamaan, kepedulian, dan norma interaksi yang memengaruhi cara individu mengekspresikan dan memahami love langauge dalam hubungan pertemanan. Kata Kunci : Interaksi Simbolik, Mahasiswa Perantau, Komunikasi Interpersonal
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 07:02 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 07:02 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83508 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
