PENGGUNAAN AKUN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @IGCICALENGKA_ SEBAGAI MEDIA INFORMASI PADA MASYARAKAT CICALENGKA Studi Deskriptif Kualitatif Media Sosial Instagram Pada Akun @igcicalengka_

Muharom, Muhammad Farhan (2026) PENGGUNAAN AKUN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @IGCICALENGKA_ SEBAGAI MEDIA INFORMASI PADA MASYARAKAT CICALENGKA Studi Deskriptif Kualitatif Media Sosial Instagram Pada Akun @igcicalengka_. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
4. BAB I.pdf

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (72kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1. COVER.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. BAB II.pdf

Download (421kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK 3 BAHASA.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. KATA PENGANTAR.pdf

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. DAFTAR ISI.pdf

Download (284kB) | Preview

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam penyebaran informasi lokal. Instagram kini berfungsi tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media informasi yang partisipatif. Fenomena ini terlihat pada akun @igcicalengka_, yang berperan aktif sebagai ruang digital warga Cicalengka dalam berbagi informasi, mempererat hubungan sosial, serta melestarikan nilai-nilai lokal melalui komunikasi daring yang cepat dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana akun @igcicalengka_ digunakan sebagai media informasi bagi masyarakat Cicalengka serta bagaimana interaksi digital di dalamnya membentuk pola komunikasi dan budaya lokal. Penelitian ini juga berupaya memahami makna sosial dari partisipasi warga dalam ruang digital serta peran akun tersebut dalam memperkuat identitas kolektif masyarakat di era komunikasi digital. Secara teoritis, penelitian ini menggunakan konsep Cyberspace dan teori Computer Mediated Communication (CMC) dari Joseph Walther, teori Virtual Community dari Howard Rheingold, dan teori Cyberculture dari Thurlow, Lengel, & Tomic (2004). Ketiga teori ini digunakan untuk menganalisis bagaimana ruang digital membentuk interaksi sosial, komunitas daring, serta adaptasi nilai budaya lokal dalam media sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi visual. Informan penelitian terdiri dari tiga pengelola akun, dua audiens aktif, dan satu narasumber ahli komunikasi digital. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman (1994) melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @igcicalengka_ berperan sebagai media informasi lokal yang bersifat partisipatif. Dalam aspek Cyberspace, akun ini menjadi ruang sosial digital warga; pada Cyber Community, membangun solidaritas dan kepercayaan publik; sedangkan dalam Cyber Culture, mencerminkan nilai-nilai lokal seperti kesopanan, kebersamaan, dan humor khas Sunda. Dengan demikian, akun ini tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya dan penguatan identitas masyarakat Cicalengka di era digital. Kata Kunci: Media Sosial, @igcicalengka_, Cyberspace, Cyber Community, Cyber Culture,

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: Mr Iwan Ridwan Iwan
Date Deposited: 20 May 2026 08:24
Last Modified: 20 May 2026 08:24
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83366

Actions (login required)

View Item View Item