ORLIA, YANAMA (2026) HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN FIDUSIA DALAM PERSPEKTIF HUKUM KEKAYAAN INTELEKTUAL. Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
Yanama oRLIA.pdf Download (722kB) | Preview |
Abstract
Perkembangan ekonomi kreatif telah menjadikan kekayaan intelektual, khususnya hak cipta, tidak hanya berfungsi sebagai instrumen perlindungan hukum terhadap karya cipta, tetapi juga sebagai aset ekonomi yang memiliki nilai komersial. Dalam sistem hukum Indonesia, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta mengakui bahwa hak cipta merupakan benda bergerak tidak berwujud yang dapat dijadikan sebagai objek jaminan fidusia. Pengakuan ini membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memanfaatkan hak cipta sebagai agunan dalam memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan. Namun demikian, dalam praktik pemanfaatan hak cipta sebagai jaminan fidusia masih sangat terbatas dan menghadapi berbagai kendala, baik dari aspek normatif maupun implementatif. Kondisi tersebut menimbulkan dua permasalahan utama yang menjadi fokus penelitian ini, yaitu: 1) bagaimana konstruksi hukum hak cipta sebagai objek jaminan fidusia ditinjau dari perspektif hukum kekayaan intelektual dan sistem hukum Indonesia?, 2) bagaimana pelaksanaan hak cipta sebagai objek jaminan fidusia dalam praktik pembiayaan serta implikasi yuridis yang timbul? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif melalui pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif melalui penelaahan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang berkaitan dengan hak cipta, jaminan fidusia, dan hukum kekayaan intelektual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif hak cipta memenuhi kualifikasi sebagai objek jaminan fidusia karena merupakan benda bergerak tidak berwujud yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dialihkan dalam lalu lintas hukum perdata. Namun dalam praktik masih terdapat berbagai hambatan, antara lain ketidakjelasan mekanisme pembebanan dan eksekusi hak cipta sebagai objek jaminan fidusia, kesulitan dalam penilaian nilai ekonomi hak cipta, serta disharmonisasi pengaturan antara rezim hukum kekayaan intelektual dan hukum jaminan fidusia. Selain itu, notaris sebagai pejabat umum yang berwenang membuat akta jaminan fidusia juga menghadapi kendala dalam verifikasi kepemilikan hak ekonomi dan penentuan objek jaminan secara spesifik. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi pengaturan antara hukum kekayaan intelektual dan hukum jaminan fidusia serta penyusunan pedoman teknis yang lebih jelas mengenai pembebanan dan eksekusi hak cipta sebagai objek jaminan fidusia guna memberikan kepastian hukum dan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Thesis(S2)) |
|---|---|
| Divisions: | Pascasarjana > S2-Magister Kenotariatan 2026 |
| Depositing User: | Mr soeryana soeryana |
| Date Deposited: | 16 May 2026 04:47 |
| Last Modified: | 16 May 2026 04:47 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83287 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
