STAGE FRIGHT SEBAGAI KECEMASAN PERFORMATIF DALAM PRAKTIK PUBLIC SPEAKING MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI DI KOTA BANDUNG

Sabrina, Aura Nur (2026) STAGE FRIGHT SEBAGAI KECEMASAN PERFORMATIF DALAM PRAKTIK PUBLIC SPEAKING MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI DI KOTA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (353kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (272kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (248kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (265kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena stage fright sebagai bentuk kecemasan performatif dalam praktik public speaking pada mahasiswa Ilmu komunikasi di kota bandung yang meliputi aspek keengganan (unwillingness ), perasaan tanpa ganjaran (unrewarding) dan ketidakmampuan dalam menghadapi situasi (uncontrol).Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teori communication apprehension yang dikemukakan oleh James McCroskey dengan 3 aspek kecemasan public speaking yaitu unwillingness , unrewarding dan uncontrol yang dikemukakan oleh Michael Burgon dan Michael Ruffner. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 11 mahasiswa ilmu komunikasi di Kota Bandung sebagai informan inti, dan 2 informan pendukung yaitu 1 seorang public speaker dan 1 seorang dosen mata kuliah public speaking. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan observasi dilanjut dengan wawancara mendalam dan disusul oleh dokumentasi, yang kemudian dianalisis untuk memahami bagaimana pengalaman mahasiswa tersebut dalam menghadapi aspek kecemasan public speaking. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada aspek unwillingness mahasiswa cenderung menunjukan keengganan dari sebelum memulai untuk melakukan public speaking hal ini dikarenakan muncul nya rasa cemas yang menjadi tanda awal datang nya stage fright . Pada pengalaman unrewarding mahasiswa mendapatkan ketidakpuasan akibat tuntutan yang dihadapi, sehingga menimbulkan penilaian negatif dari audiens. Dan pada pengalaman uncontrol mahasiswa cenderung mengalami kesulitan mengontrol dirinya karena adanya ketidakseimbangan antara kesiapan diri dan tuntutan situasi komunikasi, yang pada akhirnya berdampak pada menurunnya performa dalam praktik public speaking. Penelitian ini menemukan bahwa fenomena stage fright mencakup aspek unwillingness , unrewarding dan uncontrol yang berkaitan dengan kondisi psikoklogis, situasi komunikasi, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi praktik public speaking. Kata kunci: Stage fright , kecemasan performatif, Public speaking, Aspek kecemasan public speaking, mahasiswa ilmu komunikasi.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: Mr Iwan Ridwan Iwan
Date Deposited: 11 May 2026 08:17
Last Modified: 11 May 2026 08:17
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83198

Actions (login required)

View Item View Item